Ada 4 Kisah Tertulis dalam Surah Al Kahfi, Apa Maknanya?

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 330 2258975 ada-4-kisah-tertulis-dalam-surah-al-kahfi-apa-maknanya-gHVGj89iZj.jpg Gua Ashabul Kahfi di Yordania (Istimewa)

SURAH Al Kahfi merupakan surat ke 18 dalam Alquran yang terdiri dari 110 ayat. Di dalamnya tertulis 4 kisah yang bisa menjadi pelajaran dan bahan renungan bagi umat manusia sebagai pedoman menjalani kehidupan di dunia.

Di beberapa ayat awal Surah Al Kahfi, dikisahkan tentang Ashabul Kahfi, yakni 7 pemuda beriman yang menyelamatkan diri di sebuah gua karena menghindari Raja Dikyanus yang kejam dan melarang rakyatnya taat kepada Allah.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Rahasia di Balik Surah Al Kahfi

Tingginya iman ketujuh pemuda itu kepada Allah SWT membuat mereka berani mengambil risiko untuk bersembunyi di gua untuk mempertahankan akidahnya.

Hingga datangnya mukjizat Allah yang kemudian menidurkan mereka selama 309 tahun lamanya di dalam gua tersebut dan terlindungi dari segala macam ancaman.

Kisah kedua di Surah Al Kahfi yakni dialog shaahibul jannatain, seorang pemilik kebun rindang nan subur yang kufur kepada nikmat Allah SWT, dengan seorang mukmin. Pemilik kebun ini jadi kafir karena sikapnya yang kufur nikmat dan senantiasa ingkar kepada Allah SWT, bahkan hingga turut merendahkan orang mukmin yang menasehatinya untuk bertobat.

Lalu, kisah ketiga yakni tentang pertemuan Nabi Musa a.s dengan Nabi Khaidir, dimana Nabi Musa a.s. yang awalnya menyebutkan bahwa dirinyalah yang paling mengetahui hukum Allah akhirnya tersadar bahwa terdapat seseorang yang ternyata lebih pintar darinya, yakni Nabi Khaidir a.s.

Dari sini disimpulkan bahwa ilmu itu milik Allah dan Allah memberikannya kepada yang Ia kehendaki.

Dari segenap kisah yang diceritakan dalam Surah Al Kahfi tentu bukan tanpa makna. Semua yang dikisahkan pasti memiliki inti tertentu yang dapat menjadi hikmah bagi kita semua.

“Dan kisah kisah yang Allah sebutkan dalam Alquran itu semuanya ada faedahnya. Mustahil Allah berikan kisah tanpa ada faedahnya.” kata dai yang pernah jadi penceramah di Masjid Nabawi Madinah, Ustadz Firanda Andirja dalam sebuah video kajian Islam seperti dikutip, Sabtu (8/8/2020).

“Oleh karenanya, Allah SWT berkata kepada Nabi Muhammad SAW, bacakanlah kisah-kisah, sampaikanlah kisah-kisah, agar mereka berpikir.”

Menurut para ulama, siapapun yang semakin cerdas membaca kisah-kisah dalam Alquran, maka dia akan semakin mendapatkan faedah dari kisah-kisah tersebut. Kisah dalam Alquran nyata dan bukan fiksi.

Allah SWT juga berfirman, “Sungguh pada kisah-kisah mereka ada pelajaran bagi orang-orang berpikir.”

Penekanan yang jelas tentang bagaimana perintah Allah yang menngisyaratkan kita untuk senantiasa pintar mengambil pelajaran dari kisah-kisah zaman dahulu yang tertulis di Alquran.

“Maka ini menantang kita untuk merenungkan tentang faedah-faedah dari kisah-kisah yang Allah sebutkan dalam Alquran,” kata Ustadz Firanda Andirja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini