Corona Bikin Penjualan Fesyen Muslim via Offline Merana

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 617 2260576 corona-bikin-penjualan-fasyen-muslim-via-offline-merana-feEK6JFMnq.jpg Contoh fesyen muslim (Instagram @itangyunasz)

PERANCANG busana kenamaan Indonesia, Yusjirwan Yunasz alias Itang Yunasz mengatakan, di masa wabah Covid-19 produksi fesyen muslim untuk penjualan offline cukup menurun. Namun sebaliknya, e commerce menunjukan peningkatan yang cukup signifikan.

“Kalau kita lihat penjualan di saat pandemi cukup menurun, di offline saya jarang ada yang datang ke tempat kita atau tokonya. Tapi di pihak lain di e commerce cukup baik, sehingga menunjukan langkah yang lebih baik,” katanya dalam konferensi pers virtual 7th Indonesia Sharia Economic Festival, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Anggun Memesona, Gaya Hijab Chic Layering Look ala Fenita Arie

Namun para desainer fesyen muslim seperti Itang Yunasz tidak tinggal diam begitu saja, meski wabah Covid-19 memengaruhi usahanya. Inovasi terus dilakukan, terlebih untuk kenyamanan para hijabers yang ingin bepergian di tengah wabah.

“Namun banyak hal bagaimana fesyen muslim ini terus bisa berkembang, sehingga kita bisa terus berputar,” ujarnya.

Ia berharap, industri fesyen muslim akan terus berkembang dan maju. Tak tergerus oleh dampak wabah Covid-19 yang saat ini masih terjadi.

“Saya tidak bisa diam. Saya mencoba untuk mencari bagaimana barang-barang ini bisa berputar. Walaupun tidak begitu banyak produksi yang dilakukan,” pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini