Ketegaran Siti Sarah yang Meminta Nabi Ibrahim Menikah Lagi

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 614 2263869 ketegaran-siti-sarah-yang-meminta-nabi-ibrahim-menikah-lagi-3k2T34APRg.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SITI Sarah merupakan salah satu wujud wanita tercantik, juga sebagai istri Nabi Ibrahim alaihissalam yang amat shalihah. Saking taatnya, Sarah rela dimadu karena selama pernikahannya berlangsung dirinya belum juga dikaruniai anak. 

"Bertahun-tahun tidak punya anak, didesaklah Ibrahim oleh istrinya (Siti Sarah)," ujar dai kondang asal Makassar, Sulawesi Selatan, Ustadz Das'ad Latif seperti dikutip dari channel YouTube Baim Paula, Selasa (18/8/2020).

Ustadz Das'ad melanjutkan, alasan Siti Sarah meminta suaminya menikah lagi demi mendapat keturunan. Sebab Ibrahim adalah seorang Nabi, di mana ia harus memiliki penerus untuk melanjutkan dakwahnya.

Namun ternyata Ibrahim menolak permintaan Sarah, yang memintanya untuk menikah lagi. Sebab Nabi keenam ini sangat setia kepada istrinya, ia tak mau nantinya akan menyakiti Sarah.

Baca juga: Siti Sarah, Wanita Cantik dan Salehah yang Selamat dari Cengkeraman Fir'aun

Nabi Ibrahim pun terus didesak oleh Sarah, dan akhirnya ia mau menuruti istrinya itu untuk menikah lagi. "Tapi ternyata Siti Sarah tidak ikhlas 100 persen. Lalu Siti Sarah berkata, oke kau nikah dengan catatan saya yang pilihkan kamu (istri)," katanya.

Kemudian akhirnya Siti Sarah memilih budak pemberian Fir'aun yaitu Siti Hajar yang dimerderkakan, lalu dinikahkan dengan Nabi Ibrahim alaihissalam.

"Perlu paham, beda pembantu beda budak. Kalau pembantu itu dia punya hak, tiap bulan harus digaji. Kalau yang namanya budak hak milik," terangnya.

Setelah Ibrahim menikahi budaknya, kemudian Siti Hajar hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Ismail. Di mana anak ini juga menjadi Nabi, dan cikal bakal keturunan umat Islam.

Tak disangka, akhirnya Siti Sarah juga hamil setelah Siti Hajar mengandung anaknya. Sarah juga melahirkan bayi laki-laki, yaitu bernama Ishaq yang juga menjadi Nabi sama seperti Ismail.

"Setelah Siti Hajar hamil, kemudian Siti Sarah hamil, dan melahirkan anak yaitu Ishaq. Inilah keturunan bangsa Yahudi," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini