Hati-Hati! Rasulullah Ingatkan Sifat Tamak ke Umatnya, Kenapa?

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 614 2263941 hati-hati-rasulullah-ingatkan-sifat-tamak-ke-umatnya-kenapa-IiNGdjb3Uw.jpg Ilustrasi (Foto: Unsplash)

WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, sifat tamak biasanya dikarenakan hubbud dunya atau terlalu cinta dunia, sifat egoisme personal, sombong, iri hati kepada sesama, tidak pandai bersyukur.

Bahkan juga disebabkan oleh kadar keimanan yang kosong dan lemah pada ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Bahkan Imam Ghazali menuturkan, sesungguhnya kemuliaan seorang hamba itu bermula dari qana’ah dan kehinaannya berawal dari sifat tamak. Karenanya, qana’ah adalah karakter utama mukmin sejati,” katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (18/8/2020).

Ia melanjutkan, sifat tamak akan menjerumuskan seseorang kepada kerusakan diri sendiri dan sosial, yang ujungnya menjerumuskan orang tersebut terhadap rusaknya mental yang permanen, hingga berujung pada api neraka karena perbuatanya.

Baca juga: Aa Gym: Orang yang Menghindari Perdebatan Bisa Jadi Ahli Surga

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَتَجِدَنَّهُمۡ أَحۡرَصَ ٱلنَّاسِ عَلَىٰ حَيَوٰةٖ وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمۡ لَوۡ يُعَمَّرُ أَلۡفَ سَنَةٖ وَمَا هُوَ بِمُزَحۡزِحِهِۦ مِنَ ٱلۡعَذَابِ أَن يُعَمَّرَۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِمَا يَعۡمَلُونَ ٩٦

Artinya: “Dan sungguh kalian akan mendapati mereka, setamak-tamak manusia kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih tamak lagi) daripada orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan,” (QS. Al-Baqarah: 96).

Selain itu dalam riwayat hadists juga disebutkan, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda:

عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِيْ غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِيْنِهِ

Artinya: "Dari Ka’ab bin Mâlik radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya,” (HR. At-Tirmidzi:2376).

“Sifat tamak disandingkan dengan persoalan duniawi, materi, harta benda, pangkat dan kekuasaan manusia pada manusia yang lainya, identik keserakahan, kesombongan, nafsu syahwat menguasai semuanya tanpa terkecuali. Sikap yang sebenarnya adalah penyakit hati manusia yang terselimuti kesombongan dan ambisius,” terangnya.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَفِتْنَةُ أُمَّتِيْ الْـمَـالُ

Artinya: “Setiap umat memiliki fitnah (ujian), dan fitnah umatku adalah harta,” (HR. At-Tirmidzi, no. 2336).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini