Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Sejarah Hari dan Puasa Asyura pada 10 Muharram

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2020 |17:25 WIB
Ini Sejarah Hari dan Puasa Asyura pada 10 Muharram
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

Adapun ayat Alquran yang menerangkan tentang disunahkan berpuasa di hari asyura, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang 4 itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS At-Taubah: 36)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Alquran dan Sains: Jaring Laba-Laba Rapuh tapi Melindungi Rasulullah 

Ilustrasi puasa. (Foto: Istimewa/Thought.co)

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement