PEMERINTAH Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bahwa masjid dan tempat ibadah di kawasan industri serta akomodasi tenaga kerja di negara kaya minyak itu akan dibuka kembali untuk jamaah, setelah sempat ditutup karena pandemi Covid-19.
Pengumuman itu disampaikan Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional UEA melalui akun Twitter resminya, Jumat 28 Agustus 2020 malam.
Baca juga: Bahrain Buka Kembali Masjid untuk Sholat Subuh
"Otoritas Umum untuk Urusan dan Wakaf Islam dan Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional mengumumkan pembukaan kembali masjid dan tempat ibadah lainnya di kawasan industri dan akomodasi tenaga kerja," begitu bunyi pengumumannya.
Khaleej Times melaporkan, Sabtu (29/8/2020), bahwa pihak berwenang menyatakan kapasitas operasional dari tempat-tempat ibadah ini akan dibatasi hingga 30 persen.
Jamaah diminta benar-benar mematuhi semua tindakan pencegahan yang diumumkan sebelumnya oleh pihak berwenang untuk menjaga umat beriman aman dari Covid-19.
Ini termasuk kewajiban mengenakan masker wajah setiap saat, menjaga jarak fisik 3 meter antarjamaah, menghindari pertemuan dan salam seperti jabat tangan, mensterilkan tangan sebelum dan sesudah mengunjungi tempat ibadah.