1.389 Santri Baru Pesantren Tebuireng Dikarantina 14 Hari Sebelum Masuk Asrama

Selasa 01 September 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 614 2270748 1-389-santri-baru-pesantren-tebuireng-dikarantina-14-hari-sebelum-masuk-asrama-krkLHA40dD.jpg Ilustrasi (Okezone)

SEBANYAK 1.389 santri baru Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur menjalani karantina mandiri mulai, Ahad 30 Agustus 2020 hingga 14 hari ke depan, sebelum diizinkan masuk asrama. Karantina ini sebagai upaya mencegah menyebarnya Covid-19 di lingkungan pesantren.

“Mereka adalah santri baru yang telah lolos seleksi penerimaan pada akhir Desember 2019 dan awal tahun 2020 lalu. Mereka datang sesuai jadwal yang ditetapkan pengurus pada 30 Agustus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Nur Hidayat seperti dikutip dari Tebuireng.Online, Selasa (1/9/2020).

Santri baru tersebut dikarantina di Kampus B dan C Universitas Hasyim Asy’ari, Kampus Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, kompleks MTs, SMP, dan SMA serta kompleks Pesantren Sains Tebuireng 2 di Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Baca juga: Ini Langkah Kemenag Atasi Covid-19 di Pesantren

Mereka akan diorientasi tentang kepesantrenan selama masa karantina. “Selain pembiasaan kegiatan ubudiyah ala santri, selama masa karantina mereka akan diajak memahami materi terkait adaptasi kebiasaan baru. Juga belajar cara menulis pegon sebagai bekal mengaji kitab kuning.”

Pesantren Tebuireng memberlakukan wajib rapid test sebagai persyaratan santri baru. Kemudian sebelum masuk ke pesantren, para calon santri juga diwajibkan menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Ada santri yang dilaporkan oleh orangtuanya reaktif usai rapid test. Kemudian dilakukan uji swab ternyata negatif Covid-19.

“Setelah dilakukan uji swab, alhamdulillah hasilnya ternyata negatif Covid-19. Jadi yang bersangkutan diperkenankan berangkat ke pondok,” tuturnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini