Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alhamdulillah, Masjid di Inggris Kembali Dibuka untuk Ibadah Jamaah

Vitriada Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 24 November 2020 |14:25 WIB
<i>Alhamdulillah</i>, Masjid di Inggris Kembali Dibuka untuk Ibadah Jamaah
Masjid-masjid di Inggris pekan depan sudah bisa melakukan ibadah berjamaah menyusul berakhirnya lockdown.(Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Masjid-masjid di Inggris akhirnya dapat kembali dibuka untuk ibadah berjamaah. Pembukaan masjid akan dimulai pada Rabu, 2 Desember 2020.

Perdana Menteri Boris Johnson telah mengkonfirmasi bahwa tempat-tempat ibadah di Inggris, termasuk masjid. Pembukaan itu diberlakukan bersamaan dengan dibukanya lockdown skala nasional.

Baca Juga : Kenalan dengan Penemu Vaksin Covid-19, Pasutri Muslim dari Turki

Dalam sebuah pernyataan kepada Parlemen hari ini yang menguraikan Rencana Musim Dingin di tengah wabah Covid-19, Boris Johnson mengatakan bahwa pembatasan nasional di Inggris akan berakhir pada 2 Desember. Ini berarti mulai Rabu pekan depan orang akan dapat meninggalkan rumah mereka untuk tujuan apa pun dan bertemu orang lain di ruang publik luar ruangan. Namun mereka tetap harus tunduk pada protokoler kesehatan.

Pandemi Covid-19, Relawan di Inggris Bagikan Makanan untuk Tunawisma dan Fakir

(Relawan muslim membagikan makanan untuk  fakir miskin di tengah pandemi corona)

Baca Juga : Uni Emirat Arab Buka Kembali Semua Masjid di Kawasan Industri

Johnson menambahkan bahwa ibadah berjamaah, pernikahan dan olahraga luar ruangan dapat dilanjutkan. Bergitu juga dengan toko-toko, perawatan pribadi, pusat kebugaran dan sektor rekreasi yang lebih luas dapat dibuka kembali.

Sejak 5 November 2020, Inggris menerapkan masjid tetap terbuka untuk umum, namun untuk menjalankan ibadah individu.

Pandemi Covid-19, Relawan di Inggris Bagikan Makanan untuk Tunawisma dan Fakir

“Untuk pertama kalinya sejak virus jahat ini menyebar, kami dapat melihat jalan keluar dari pandemi. Terobosan dalam pengobatan, dalam pengujian dan vaksin berarti bahwa kavaleri ilmiah sekarang sudah di depan mata dan kami tahu di dalam hati kami bahwa tahun depan kami akan berhasil,” kata PM Inggris, seperti dibuka 5pillarsuk, Rabu (24/11/2020).

Baca Juga : Kenalan dengan Penemu Vaksin Covid-19, Pasutri Muslim dari Turki

“Pada musim semi, kemajuan ini akan mengurangi kebutuhan akan pembatasan yang telah kami alami pada tahun 2020 dan membuat seluruh konsep lockdown karena Covid menjadi mubazir. Saat momen itu tiba, hal itu akan terwujud berkat pengorbanan jutaan orang di seluruh Inggris Raya," ujarnya.

Baca Juga : Uni Emirat Arab Buka Kembali Semua Masjid di Kawasan Industri

Namun dia mengatakan, ada sejumlah tantangan ketika diberlakukan pelonggaran aktivitas publik. Pertama kita harus melewati musim dingin tanpa penyebaran virus yang tidak terkendali dan menyia-nyiakan keuntungan yang diperoleh dengan susah payah. "Tapi tanpa tindakan pencegahan yang masuk akal, kami akan mengambil risiko virus meningkat pada musim dingin atau klaster Tahun Baru," ujarnya.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement