Hukum Nikah Mut'ah Alias Kawin Kontrak dalam Islam, Boleh atau Tidak?

Khairunnisa Nanda Zahra, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 330 2325358 hukum-nikah-mut-ah-alias-kawin-kontrak-dalam-islam-boleh-atau-tidak-r6uSZL474p.jpg Pernikahan bernilai ibadah membentuk keluarga bahagia, namun nikah mut'ah atau kawin kontrak sangat tidak dibenarkan. (Foto: Hiveminer)

JAKARTA – Nikah Mut'ah, apa itu? Pernikahan menjadi sesuatu yang suci dalam agama Islam. Namun bagaimana dengan nikah mut'ah?

Firman Allah Subhana wata'ala (SWT) dalam Al-Quran Suarah Az-Zariyat ayat 49: “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah”.

Baca Juga: Nasihat Nabi Muhammad Agar Taat kepada Pemimpin dalam Suka dan Duka

Dalam Islam, dengan menikah dapat meneruskan keturunan umat Muslim yang kelak akan lebih memberikan manfaat terhadap ajaran Islam.

Tetapi istilah nikah mut’ah atau dalam bahasa yang dikenal publik adalah kawin kontrak menjadi sebuah persoalan di masyarakat. Islam memandang fenomena tersebut dengan dalilnya.

Baca Juga: Jangan Malas, Begini Olahraga yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW

Dikutip dari Ustaz Khalid Basalamah,MA melalui Channel Youtube Islam Hanya 1 pada Kamis (10/12/2020) disebutkannya "Tidak boleh seseorang nikah dengan jangka waktu tertentu. Nikah mut'ah itu, negosiasi zina ini. Enggak sah pernikahan bila ada batas waktu."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Syariat Islam jelas melarang pernikahan mut’ah atau kawin kontrak karena tidak sejalan dengan tujuan utama pernikahan yaitu membina rumah tangga hingga ajal menjemput. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini