Misi Besar Iblis Merusak Rumah Tangga hingga Suami Mentalak Cerai Istri

Khairunnisa Nanda Zahra, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 330 2326099 misi-besar-iblis-merusak-rumah-tangga-hingga-suami-mentalak-cerai-istri-4NHnSxNUxY.jpg Iblis akan tertawa bila misi merusak rumah tangga hingga terjadi perceraian pasangan suami istri. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Iblis sangat senang dan tertawa bilang terjadi talak atau cerai pasangan suami istri. Sementara perceraian menjadi perkara dalam Islam yang dibenci Allah Subhanahu wa ta'ala (SWT). Sebuah janji ikatan pernikahan bisa hempas karena ucapan talak.

Setiap pasangan suami istri mengharapkan dalam membina mahligai rumah tangga yang rukun dan damai. Berbagai usaha dilakukan untuk mempertahankan rumah tangga dan mewujudkan keluarga harmonis.

Baca Juga: Bagaimana Hukum bagi Perempuan untuk Ziarah Kubur?

Tidak ada sesuatu hal yang sempurna, masalah pasti datang dalam rumah tangga. Adanya perbedaan pandangan antara suami dan istri menjadi jalan munculnya sebuah pertengkaran.

Setan dan iblis berlomba-lomba untuk menggoda iman suami istri dalam rumah tangga agar terus bermasalah.

Baca Juga: Hukum Nikah Mut'ah Alias Kawin Kontrak dalam Islam, Boleh atau Tidak?

“Sesungguhnya iblis singgasananya berada di atas laut. Dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan godaan ini.’ Iblis berkomentar, ‘Kamu belum melakukan apa-apa.’ Datang yang lain melaporkan, ‘Saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah berpisah (talak) dengan istrinya.’ Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk di dekatnya dan berkata, ‘Sebaik-baik setan adalah kamu.” (HR. Muslim)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Firman Allah SWT dalam QS. Al - Baqarah ayat 229 yang artinya “Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami-istri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barang siapa melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang zhalim.”

Baca Juga:  Jauhi Takabbur dan Dekati Tawadhu, Apa Bedanya?

Dikutip dari Ustaz Khalid Basalamah melalui Youtube Penuntut Ilmu pada Jumat (11/12/2020) "Talak bukan kalimat main-main, makanya hati-hati. Suatu perjanjian yang besar dan dampak yang sangat luas. Talak itu pada mulanya sebetulnya diturunkan syariat bukan untuk memisahkan, tapi solusi terakhir untuk menyatukan. Kalau memang enggak bisa menyatu juga, ya memang sampai disitu, sulit. Hikmah rumah tangga enggak tercapai."

Mempertahankan rumah tangga menjadi suatu hal yang sulit, namun meningkatkan keimanan untuk menjaga keluarga dari berbagai gangguan masalah menjadi kunci untuk menghindari perceraian (talak) dan memperoleh kehidupan rumah tangga yang berkah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini