Orang yang Bersabar Berdzikir Pagi dan Petang Disukai Nabi Muhammad SAW

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 330 2335157 orang-yang-bersabar-berdzikir-pagi-dan-petang-disukai-nabi-muhammad-saw-nQ0Gohdzon.jpg Dzikir pagi dan petang adalah perbuatan sunah Rasulullah. (Foto:Freepix)

JAKARTA- Dzikir atau mengingat Allah Subhanahu Wata'ala (SWT) bagi seorang muslim ada suatu kebutuhan. Dengan mengingat Allah SWT maka akan selalu merasa diawasi.

Dikutip pada Selasa (29/12/2020) dari dari Anas bin Malik radhiyallahu dia berkata: “Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

Baca Juga: Penting Mahar Diberikan Sekalipun Berupa Cincin dari Besi

‘Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai Sholat Shubuh sampai terbit matahari lebih aku sukai dari memerdekakan empat orang budak dari anak Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai Sholat ‘Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai dari memerdekakan empat orang budak.’” (HR. Abu Dawud no. 3667, lihat Shahiih Abi Dawud 11/698 no. 3114 – MisykaatulMashaabiih no. 970, hasan)

Imam Ibnu Qayyim radhiyallahu berkata:

Baca Juga: Apa Arti Qadarullah dan Kenapa Harus Diucapkan?

“Waktunya antara Subuh hingga terbit matahari, dan antara ‘Asar hingga terbenam matahari.”

Adapun dzikir terbagi dua yakni dzikir pagi dan petang. Sementara dalil dari Al-Qur-an tentang dzikir pagi dan petang yakni.

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Ahzab: 41-42).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Al-Jauhari (seorang ahli bahasa Arab) berkata: artinya, waktu antara ‘Asar sampai Maghrib.”

“Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabb-mu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Al-Mu’min: 55)

"artinya, awal siang hari, sedangkan artinya, akhir siang hari.

Allah Subhana Wata'ala (SWT) berfirman:

“Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Rabb-mu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam (nya).” (QS. Qaaf: 39).

Ini merupakan penafsiran dari apa yang disebutkan dalam beberapa hadits Rasulullah SAW: bahwa siapa yang mengucapkan begini dan begitu pada pagi dan petang hari…, maksudnya adalah sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya, yaitu memulainya sesudah shalat Shubuh dan sesudahnya.(Lihat penjelasan Imam Ibnul Qayyim dalam Shahiih al-Waabilish Shayyib hal. 165-166)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya