Bahkan, kata Imam, tidak saja bahwa dia kembali bekerja di bandara, bahkan diberikan uang pengganti karena dianggap sebagai pelecehan. "Itulah namanya keadilan di Amerika. Itu keadilan di dalam negeri," tuturnya.
Meskipun Amerika Serikat memiliki kepentingan dan kebijakan luar negeri mendukung suatu negara tertentu, tapi mereka bisa mengontrol sistem ini di dalam negeri.
"Maka sering kita mengatakan bahwa Amerika dalam kebijakan ke luar negeri yang terjadi kemunafikan, mempropagandakan demokrasi, kebebasan, keadilan untuk semua, tapi ternyata untuk teman Palestina di dalam negeri justru diberikan. Jadi begitu terjadi ada tarik-menarik yang terjadi."
"Mudah-mudahan suatu ketika kekuatan yang tersembunyi di Amerika, hidden power kita nanti bisa diimbangi dengan kekuatan yang lain," kata Shamsi Ali.
(Vitrianda Hilba Siregar)