10 Rajab, Mbah Moen Pernah Ungkap Keistimewaannya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 614 2366077 10-rajab-mbah-moen-pernah-ungkap-keistimewaannya-0Iby4zuCOx.jpg Almarhum KH Maimoen Zubair. (Foto:Dok/Okezone)

JAKARTA - Keistimewaan tanggal 10 bulan Rajab pernah diungkapkan Almarhum KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Hal ini dia sampaikan kepada para santri Madrasah Ghozaliyah Syafi'iyah (MGS) Sarang Kabupaten Rembang.

Dalam bulan Rajab sebenarnya ada dua peristiwa besar, yakni Isra Mikraj dan pindahnya nur Nabi Muhammad SAW dari punggung Abdullah bin Abdul Mutholib ke rahim Aminah binti Wahab atau disebut wiladah pertama.

Baca Juga: Gereja Berubah Menjadi Masjid di Hamburg Jerman

"Hal ini bertepatan dengan tanggal 10 Rajab," ujar Mbah Moen semasa hidupnya menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Sementara peristiwa Isra Mikraj banyak orang yang tahu. Bahkan banyak juga yang memperingatinya secara besar-besaran. Namun untuk peristiwa kedua (wiladah pertama) hanya orang khowas yang tahu.

Baca Juga: Perjuangan Rasulullah Menyebar Islam, Dihina hingga Dilempari Kotoran saat Sholat

"Memperingatinya pun tidak boleh dibesar-besarkan, cukup dengan berpuasa sebagai rasa syukur," terang Mbah Moen.

Wiladah pertama ini yang disebut dengan wiladah haqiqiyyah. Maka dalam kitab al-Barzanji disebutkan banyak kejadian-kejadian besar yang terjadi bersamaan dengan peristiwa itu. Ini termasuk yang melatarbelakangi mengapa dirinya menganggap bahwa al-Barzanji lebih ilmiah daripada yang lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seorang santri Al-Anwar Sarang Kabupaten Rembang, juga pernah mengungkapkan, biasanya KH Maimoen Zubair melakukan puasa setiap tanggal 10 Rajab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini