Share

Hikmah Mengapa Tulang Rusuk Wanita Tercipta Bengkok?

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 330 2374836 hikmah-mengapa-tulang-rusuk-wanita-tercipta-bengkok-vZsCd3JKoC.jpg Tulang rusuk wanita bengkok. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Tulang rusuk wanita bengkok. Dalam sebuah hadis sahih memang disebutkan soal ini. Hal ini mengartikan untuk menasihati seorang wanita perlu kesabaran.

Adapun hadis yang menjelaskan hal itu yakni;

“Dan berilah nasihat dengan baik kepada para wanita, karena sesungguhnya wanita itu tercipta dari tulang rusuk (yang bengkok), dan tulang rusuk yang paling bengkok itu adalah bagian paling atasnya, jika engkau memaksa untuk meluruskannya engkau akan mematahkannya, namun jika engkau biarkan ia akan tetap bengkok, maka nasihatilah para wanita dengan baik.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).

Baca Juga: Lafaz Selawat Terbaik Juga Sebut Nabi Ibrahim

Jadi menasihati wanita atau istri adalah hal yang memerlukan kesabaran dengan cara yang baik. Maka seorang suami pun harus paham atas soal ini.

Ustaz Sofyan Ruray dalam nasihat sejuknya dikutip pada Selasa (9/3/2020) di akun Instagramnya mengingatkan kembali tentang hadis itu.

Dari hadis tersebut, kata dia, ada hikmah yang bisa ditarik jadi pelajaran dan hikmah:

Baca Juga: Yuk, Rekreasi Hati Bersama Keluarga dengan Mendatangi Majelis Ilmu

1.Kewajiban menasihati wanita dengan metode yang lembut dan tidak membiarkannya dalam kebengkokan. Kesalahan wanita hendaklah diluruskan, namun dengan cara yang baik, tidak dengan cara yang kasar dan keras.

2.Bersikap kasar dan keras kepada wanita akan mematahkannya, maknanya adalah akan terjadi perceraian.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3.Isyarat bolehnya menceraikan seorang istri apabila tidak dapat diluruskan.

4.Anjuran untuk menggunakan metode pendekatan hati dalam menasihati, agar hati orang yang dinasihati lebih mudah menerima kebenaran. Dan sebaik-baik cara menasihati agar menyentuh hati adalah menyampaikan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

5.“Politik” dalam mengatur wanita adalah dengan memaafkan kesalahannya dan bersabar menghadapi kebengkokannya serta tetap memberi nasihat dengan cara yang baik.(Disarikan dari Fathul Baari, (9/253-254) dan ‘Umdatul Qori, (29/403-405). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini