Bagian yang dioles meliputi Hijr Ismail dan lampionnya; Multazam, yaitu bagian di sepanjang dinding Kakbah antara Hajar Aswad; Rukun Yamani; dan Maqam Ibrahim yang merupakan selungkup kaca dan logam dengan jejak kaki Nabi Ibrahim.
Para pekerja bekerja 10 kali sehari dalam tiga shift, termasuk memolesnya masing-masing sekali pada siang dan malam hari.
Unit parfum kepresidenan sangat berhati-hati membersihkan dan mengharumkan Kakbah dan Masjidil Haram sehingga tidak mengganggu ketidaknyamanan jemaah umrah serta pengunjung yang menunaikan salat lima waktu. Diharapkan pengharuman ini justru bisa membuat jemaah semakin khusyuk beribadah dengan mencium wewangian dari parfum kualitas terbaik.
(Vitrianda Hilba Siregar)