Ketika Tukang Jahit Misterius Hadiahkan Baju Lebaran untuk 2 Anak Fatimah

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 330 2402756 ketika-tukang-jahit-misterius-hadiahkan-baju-lebaran-untuk-2-anak-fatimah-x9AZwT18X2.jpg Baju baru Lebaran. (Foto: Freepik)

Ditanya kedua anaknya, Fatimah saat itu hanya bisa menjawab bahwa baju Lebaran keduanya masih berada di tukang jahit untuk dibuat.

Sebagai ibu, Fatimah hanya bisa menitikkan air matanya karena begitu bersedih, sebab nyatanya ia tak punya uang untuk membeli baju Lebaran untuk Hasan dan Husain. Tapi tentu saja pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala untuk hamba-Nya selalu ada.

Tahukah Anda saat Fatimah menangis di rumahnya saat itu, tiba-tiba seorang tamu yang menyebutkan dirinya sebagai tukang jahit datang mengetuk pintu rumah Fatimah dan memberikan bingkisan berisi pakaian sebagai hadiah untuk kedua putranya.

Tak kenal dengan sang tamu misterius tersebut, Fatimah pun kebingungan. Kemudian ia membuka bingkisan tersebut dan di dalamnya terdapat dua setelan busana gamis, dua potong celana, dua mantel, dua sorban dan dua pasang sepatu hitam yang semuanya terlihat indah.

Melihat dua setelan pakaian lengkap ini, Fatimah langsung bergembira dan mengucap syukur.

Tidak lama kemudian, Rasulullah Shalallallahu alaihi wa sallam berkunjung ke rumah Fatimah lalu melihat kedua cucunya sudah rapi dan begitu tampan memakai baju baru yang indah.

Rasulullah Shalallallahu alaihi wa sallam bertanya kepada sang putri, apakah ia sempat melihat sang tukang jahit tersebut. Fatimah menjawab melihat dengan jelas.

Ternyata sang tamu misterius yang menyebut dirinya sebagai tukang jahit itu disebutkan oleh Rasulullah Shalallallahu alaihi wa sallam sebenarnya adalah Malaikat Ridwan yang bertugas sebagai penjaga surga.

Berbahagia menyambut hari raya Idul Fitri yang sudah di depan mata, salah satunya dengan sibuk mempersiapkan baju baru?

Ustadz Asroni mengingatkan, terlepas dari soal baju Lebaran, kita sebagai umat Islam di momen Idul Fitri ini justru harus memahami esensinya, yakni kembali ke fitrah.

"Yang perlu kita pahami adalah hakikat Idul Fitri yaitu kembali ke fitrah. Kembali ke keasliannya diri kita sebagai manusia sebagai salah satu makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala. Keasliannya yakni kita diciptakan di muka bumi ini sebagai manusia yang bersih tanpa dosa," jelasnya.

"Begitulah ibaratnya kita ketika di Idul Fitri, dalam kaitannya dengan baju Lebaran, ada Maqolah Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang berbunyi, 'Hari raya itu bukan bagi orang yang memakai pakaian baru, akan tetapi hari raya bagi mereka yang takut terhadap hari pembalasan," tutup Ustadz Asroni.

Wallahu a'lam bishawab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya