Pesta Diskon Amal Qadar Night; Buy One Get 30,000 Items!

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 330 2406871 pesta-diskon-amal-qadar-night-buy-one-get-30-000-items-HlyUfKioUz.jpg Malam Lailatul Qadar. (Foto: Freepik)

Voucher Qadar

Dari semua gegap gempita promo amal Qadr Night ini nampaknya ada hal penting yang sering luput dari perhatian. Yaitu, keterangan kecil yang kalau di pamlfet biasanya ditulis kecil skali di bawah kanan atau kiri, inisialnya S&K atau dibaca syarat dan ketentuan berlaku. Nah, ini dia yang banyak orang lupa dan termakan iklan, termasuk saya.

Ciri-ciri orang seperti mereka ini tidak cermat, mau untung cepat, nggak mau usaha. Bayangkan, satu malam bisa setara ibadang 83 tahun, lah itukan sama saja nggak usah ibadah lagi, enak betul. Tak heran, banyak yang sudah antri dari sejak maghrib, bahkan bela-belain beli kopi, pasang jam weker sekeras mungkin, agar tak ketinggalan bangun malam untuk sholat malam. Eh tak tahunya zonk, pas di depan mahkamah perhitungan, si orang tersebut mengaku kehilangan voucher BUY GET 30,000, Qadr Night only. Kata si malaikat yang jadi jaksa, “kamu bukannya kehilangan, tapi kamu memang nggak punya voucer itu”. Jadi jangan PD dulu ya.

 S&K yang perlu dibaca untuk bisa dapat voucher amal malam Qadar adalah terkait dengan kisah dibalik penurunan surat Al-Qadr itu sendiri. Surat ini mengabarkan bahwa Quran yang mulia mulai diturunkan pada salah satu malam di bulan Suci ini. Untuk mendapatkan momen tersebut, panutan kita Rasullallah Muhammad SAW menghabiskan waktunya di Gua Hira.

Tidak diketahui pasti berapa lama beliau berkhalwat di gua sempit selebar kurang dari dua meter itu. Sebuah riwayat mengatakan tiga tahun dan secara intensif enam bulan melalui mimpi yang baik atau ru’ya ash shalihah (Fathul Bari, 1/27). Dari situ bisa diambil semacam gambaran—mudah mudahan benar—bahwa tak semua orang yang beribadah pada malam Qadar—karena pasti ada diantara malam di bulan Ramadhan—bisa mendapatkan diskon amal 1000 bulan.

Ada S&K lain selain islam, hidup, beribadah yaitu sudah siap lahir dan batin. Nah, sayangnya urusan siap tidak siap ini repot, sebab hakim penilainya adala Allah, dimana voucher malam Qadr ini akan diberikan langsung via malaikat pada malam itu bagi yang mendapatkannya. Saya sebenarnya agak kecewa juga mendapati kesimpulan ini. Lantas apa artinya, gembar-gembar bonus 1000 malam di surah Al-Qadr, toh ujungnya penilaian pemenangnya kualitatif, bukan terukur seperti sholatnya pas di malam tersebut, harus tidur dulu atau aturan fiqih lainnya. Tapi setelah saya pikir pikir, justru aturan kualitatif ini sangat rasional. Kira kira begini; Semakin besar diskon atau promonya pasti semakin ribet S&K nya. Jadi wajar dong syarat malam Qadar tak semudah itu ferguso. Jadi, kalau syaratnya mudah bisa dipastikan malam Qadar yang anda peroleh hoax bos!

Tapi, bukan Islam namanya kalau tidak bisa memberikan solusi atas berbagai kesulitan. Salah satu kabarnya bisa dicuplik dari sebuah riwayat yang menyebutkan sebab Allah memberikan malam ini kepada umat Nabi Muhammad SAW. Saya mendapatinya dari ceramah Gus Baha. Dinyatakan bahwa, Nabi kita agak protes sama Allah SWT karena rata-rata umur umatnya cuma pendek rata-rata katakanlah 60-70, bandingkan dengan moyang kita Nabi Adam yang sekitar 1000 tahun. Nah, solusi Allah ringkes saja, dengan pengalian 1000 bulan, umat Nabi Muhammad bahkan bisa mendapatkan bonus amalan melampaui umat-umat sebelumnya yang rata-rata panjang usianya. Ini baru yang namanya utopia dalam investasi; high gain low risk.

Dalam hitungan saya begini, katakanlah mendapat malam Qadar umur 30, maka yang bersangkutan sudah beribadah selama 83 tahun plus, ibadah lain sebelum di usia 30. Nah, bila dapat dua kali bisa dibayangkan, berarti yang bersangkutan beribadah setara kira-kira 166 tahun, itu sudah nyaris sama saja kita beribadah dari sejak bapak moyang kita Ibrahim AS lahir sampai meninggal di 175 tahun.

Maka itu, S&K bahwa ada syarat siap lahir dan batin untuk bisa mendapatkan malam yang mulia ini menurut saya wajar. Anggap saja begini, kalau nabi saja butuh uzlah tiga tahun untuk mendapatkan Qadr pertamanya ya anggap saja, kita yang punya kualitas iman kelas bulu sangat ringan ini perlu waktu 10 tahun. Saya agak optimis, seseorang yang bersungguh-sungguh mempersiapkan selama itu, maka voucher Malam Qadr yang diperoleh bisa lebih dari satu, dan bayangkan kalau dapat setiap Ramadhan!

Satu lagi yang bikin optimistis, sebuah hadist yang secara tersurat mengatakan tidak perlu sampai 10 tahun, cukup satu tahun saja. Anggaplah Ramadhan tahun ini skip, karena baru baca tulisan ini, seperti juga saya yang kelewatan detail S&K lailatul qadr, maka masih ada peluang besar pada tahun depan, semoga Allah memberi kesempatan pada kita. Sayangnya saya lupa dikitab mana hadist tersebut, yang saya ingat kalimat itu seharusnya ada di setiap hadist-hadist yang menyatakan malam Qadar ada di 10 hari terakhir. Banyak perawi memangkas kalimat yang kira kira bunyinya begini; beribadahlah selama satu tahun, maka akan dapat Qadr.

Sepintas logika hadist tersebut begini; kalau ibadah setiap malam setiap tahun pasti akan dapat juga, kan Allah sudah janji ada di salah satu malam. Namun, kalau maksudnya begitu bukankah seharusnya bunyinya beribadah lah setiap malam di bulan puasa, toh sudah dikasih bocoran sama Nabi pasti ada di salah satu malam di Ramadhan, khususnya 10 hari akhir. Namun, setelah direnungkan hadist itu tampaknya lebih cocok untuk diartikan begini; Persiapkanlah diri mu selama 11 bulan untuk mendapatkan satu malam istimewa di sebuah bulan yang penuh rahmat. Mengapa? Karena malam Qadr itu yang akan datang kepada Anda, bukan sebaliknya.

Oleh: Muhammad Ma’ruf,

Warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya