Perlu Tahu, Ini Pengertian dan Tujuan Sidang Isbat

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 614 2408988 perlu-tahu-ini-pengertian-dan-tujuan-sidang-isbat-DjIlWA9AWp.jpg Ahli Astronomi dan Falakiyah akan berkumpul dalam sidang isbat menentukan 1 Syawal 1442 H. (Foto: Okezone/Dok)

JAKARTA - Sidang Isbat rencananya akan digelar Selasa (11/5/2021) sore ini atau tanggal 29 Ramadhan. Ini untuk penentuan 1 Syawal 1442 Hijriah dan perayaan Idul Fitri.

Terkait sidang isbat, Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sirril Wafa menjelaskan apa yang dimaksud dengan sidang isbat. Ia menuturkan, sidang isbat merupakan kegiatan yang dilakukan pemerintah atau ahli-ahli falakiyah hingga astronomi untuk menetapkan awal bulan berkaitan dengan ibadah.

"Seperti awal Ramadhan, Syawal, dan Zhulhijjah guna memberi kepastian kapan jatuhnya awal puasa Ramadhan, dan kapan berhari raya Idul Fitri dan Idul Adha, kepada rakyat khususnya yang beragama Islam," jelasnya kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Restoran Ternama di Aljazair Siapkan Hidangan Gratis yang Mewah Selama Ramadhan

Selain itu, sidang isbat juga berfungsi agar umat Islam dapat melaksanakan ibadah sesuai waktunya. "Seperti yang dijelaskan tadi yaitu memberi kepastian akan jatuhnya puasa Ramadhan, merayakan Idul Fitri dan Idul Adha. Mengingat pada kalender yang beredar di masyarakat, boleh jadi bisa berbeda-beda karena beda pemahaman fikih yang dianut," ungkapnya.

Oleh karena itu, pentingnya sidang isbat khususnya dilakukan oleh pemerintah yakni untuk menengahi perbedaan, terutama dalam pandangan masing-masing fikih yang diikutinya.

Sementara urutan sidang diawali dengan seminar isbat, presentasi tunggal tentang citra bulan/hilal awal Ramadhan/Syawal/Zulhijjah.

Baca Juga: Renungan di Akhir Ramadhan, Semoga Para Tawanan Dosa Segera Dilepaskan

"Serta argumen-argumen yang diperlukan untuk menjadi pertimbangan peserta sidang. Nantinya untuk memberi penguatan kepada Menteri Agama (Menag) dalam isbatnya," terangnya.

Adapun urutan dalam melakukan sidang isbat. Sesi pertama dimulai pukul 16.00 hingga jelang Magrib. Kemudian istirahat untuk Sholat Magrib (juga berbuka untuk isbat awal Syawal).

Setelah itu dilanjutkan sidang isbat dan dipimpin Menag dengan mempertimbangkan laporan hasil rukyatul hilal, yaitu dari berbagai daerah.

"Baik dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang secara formal punya tupoksi untuk itu maupun yang dilakukan oleh masyarakat baik melalui ormas atau bisa juga perorangan," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya