Islam Hadir Menjaga dan Menghormati Wanita, Zaman Jahiliah Dibiarkan Hidup Terhina

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 23:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 330 2417045 islam-hadir-menjaga-dan-menghormati-wanita-zaman-jahiliah-dibiarkan-hidup-terhina-hyc0lrVXos.jpg Islam menjaga dan menghormati perempuan. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Agama Islam menjaga wanita, Islam hadir sebagai wajah baru yang penuh harapan dan kemanusiaan, menjunjung tinggi nilai-nilai dan martabat hak personal, menghormati perbedaan, dan menghargai perempuan secara luar biasa.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, perempuan pada Fase Pra Islam (Jahiliah) dianggap tidak ada manfaat, dan memiliki dua pilihan: dibiarkan hidup dengan menanggung hina atau ditimbun dalam tanah. Jika dibiarkan hidup, maka anak perempuan akan dijadikan tawanan rumah dengan dipaksa untuk melakukan pekerjaan berat.

Lalu perempuan pada masa kehadiran Islam mendapatkan perlakuan yang sangat istimewa, bertentangan dengan masa jahiliah yang tidak ada penghargaan dan justru merendahkan martabat kaum hawa tersebut.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Memisahkan Kamar Anak Laki dan Perempuan?

Islam hadir melalui ajaran Nabi Muhammad SAW lewat sabdanya, meletakkan perempuan pada tempatnya, sangat istimewa, sebagai Ibu yang sangat dihormati dan dibanggakan, hingga disebut tiga kali ketika konteksnya adalah berbakti. Perempuan juga diposisikan sejajar dengan laki-laki dalam konteks berjuang dan mencapai ridha Allah SWT.

“Perempuan juga diletakkan secara khusus sebagai keindahan, kehormatan, sebagai bagian tulang rusuk yang harus dijaga, dinasehati, diberikan cinta, dipelihara. Kehormatan, martabat sebagai Istri salehah,” ucap Ainul.

Lebih lanjut, perempuan dalam pandangan Islam juga mendapatkan perlakuan dan pengakuan yang istimewa, yakni memperoleh hak waris. Sebagai ahli waris atas hak-hak harta warisan yang ditinggal oleh suami, orang tua, atau muwarris.

Baca Juga: Bukan Asal Hijrah Butuh Keikhlasan, Jujur dan Tinggalkan Dusta

Allah berfirman: 

يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلَادِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِ

Artinya: “Allah mensyariatkan bagi kalian tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anak kalian. Yaitu, bagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan.”(QS.An-Nisaa’: 11).

Kemudian juga dijelaskan dalam riwayat hadist, Rasulullah bersabda: 

كَانَ الْمَالُ لِلْوَلَدِ وَكَانَتِ الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ، فَنَسَخَ اللهُ مِـنْ ذَلِكَ مَا أَحَبَّ، فَجَعَلَ لِلذَّكَرِ مِثْلَ حَظِّ اْلأُنْثَيَيْنِ وَجَعَلَ لِلأَبَوَيْنِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا السُّدُسَ وَجَعَلَ لِلْمَرْأَةِ الثُّمُنَ وَالرُّبُعَ وَلِلزَّوْجِ الشَّطْرَ وَالرُّبُعَ.

Artinya: “Harta itu bagi anak, sedangkan wasiat bagi kedua orangtua. Lalu Allah menghapuskan dari hal itu apa yang Dia sukai, kemudian Dia memberikan bagi laki-laki itu bagian seperti bagian dua orang perempuan. Dan Dia berikan bagi kedua orangtua, masing-masing seperenam. Sementara Dia berikan kepada istri seperdelapan dan seperempat, sedangkan bagi suami setengah dan seperempat.” (HR. Al-Bukhari)

“Betapa Islam menjunjung tinggi peran perempuan dan meletakkan pada porsinya, sesuai dengan kodrat wanita yang sama-sama mempunyai hak dan kewajiban layaknya laki-laki. Islam hadir di sisi kosong yang tidak semuanya bisa memenuhi dan menjawab kebutuhan kodrat tersebut,” ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya