Nabi Muhammad SAW Tak Menyukai Tidur Posisi Tengkurap, Begini Alasannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 330 2418674 nabi-muhammad-saw-tak-menyukai-tidur-posisi-tengkurap-begini-alasannya-OUoy5URs6I.jpg Larangan tidur tengkurap. (Foto: Freepik)

JAKARTA -  Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya tidak menyukai tidur tengkurap. Dari sisi kesehatan tidak bagus pun dari sisi etika, kurang sopan. Namun alasan yang paling utama karena Allah SWT tidak menyukai orang yang tidur tengkurap.

Dikutip dari buku "165 Kebiasaan Nabi" yang ditulis Abduh Zulfidar Akaha dikutip pada Rabu  (2/6/2021) menyebutkan: Ya'isy bin Thikhfah Al-Ghifari Radhiyallahu Anhuma, meriwayatkan dari ayahnya, "Ayahku berkata, 'Ketika aku sedang tidur tengkurap di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang menggerak-gerakkan aku dengan kakinya, seraya berkata, "Sesungguhnya ini adalah tidur yang dimurkai Allah.' Lalu aku pun melihat, ternyata dia adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam." (HR. Abu Dawud)

"Tidur tengkurap," adalah tidur di atas perut atau tidur dengan badan menghadap ke bawah. Dan "Menggerak-gerakkan aku dengan kakinya," maksudnya yaitu membangunkan dengan memakai kaki. Sedangkan yang dimaksud "Tidur yang dimurkai Allah ialah posisi tidur dengan tengkurap itu tidak disukai Alla SWT.

Baca Juga: Wali Allah Itu Rendah Hati, Tidak Mengaku-Ngaku Punya Ilmu Gaib

Dan tentu saja, jika Allah tidak menyukai sesuatu, niscaya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun juga tidak menyukainya.

Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai posisi tidur seperti ini, karena pada hari kiamat kelak, orang-orang yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya diseret paksa ke dalam siksa api neraka dalam posisi seperti ini.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Pada hari mereka diseret ke dalam neraka di atas wajah-wajahnya, (kata Allah) 'Rasakanlah sengatan neraka Saqar ini!" (Al-Qamar 48)

Api neraka berada tepat di atas wajah orang-orang durhaka ini, karena mereka diseret dengan wajah dan badan menghadap ke bawah! Itulah makanya, Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai posisi tidur tengkurap. Selain itu, tidur dengan posisi demikian juga kurang baik bagi kesehatan. Dan dari sisi kesopanan, tidur seperti ini terkesan tidak etis.

Baca Juga: Usaha Menjauhkan Umat Islam dari Al-Quran Perbuatan Sia-sia

Dr. Muhammad Khair Fathimah berkata, "Hendaknya dihindari tidur tengkurap, karena tidur dengan posisi demikian membawa dampak buruk bagi kesehatan jiwa dan jasad. Dalam kitab Zad Al-Ma'ad, Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa tidur dengan posisi tengkurap seperti ini adalah posisi tidur yang paling buruk. Dia menyebutkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Umamah Ra:

"Bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan melewati seseorang yang tidur tengkurap di masjid, lalu beliau membangunkan orang tersebut dengan kakinya seraya bersabda":

"Bangunlah, atau duduk. Sesungguhnya ini adalah posisi tidurnya penghuni neraka Jahanam!"

Kiranya cukup jelas, bahwa Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai tidur dengan posisi tengkurap. Itulah makanya, hendaknya kita juga menghindari posisi tidur seperti ini.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya