Alquran dan Sains Jelaskan Adanya Gelombang Besar di Laut Dalam

Hantoro, Jurnalis · Minggu 13 Juni 2021 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 614 2424269 alquran-dan-sains-jelaskan-adanya-gelombang-besar-di-laut-dalam-OMjVWwhvRt.jpg Ilustrasi laut. (Foto: Samuel Ferrara/Unsplash)

ALQURAN dan sains mengungkap banyak hal terkait fenomena alam. Salah satunya adalah adanya gelombang besar di laut dalam. Ini berada di lokasi paling dalam lautan yang bahkan cahaya tidak dapat menjangkaunya.

Laut sendiri memiliki luas lebih banyak dibandingkan daratan yang ada di Bumi. Di dalam lautan terdapat banyak kehidupan berupa ikan dan biota lainnya. Di dalam laut pula terdapat gelombang yang memiliki kekuatan cukup besar.

Baca juga: Alquran dan Sains: Tahan Keinginan Menguap atau Tutup Pakai Tangan 

Kemudian ilmu pengetahuan modern memercayai kedalaman 200 meter di bawah laut tidak bisa ditembus oleh cahaya. Daerah ini disebut afotik. Sedangkan yang berada di bawah 1.000 meter sudah tidak terdapat cahaya sama sekali.

Ikan laut. (Foto: Luque Stock/Freepik)

Hal ini ternyata sudah lama diungkap oleh kitab suci Alquran. Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan dijelaskan bahwa selain gelap ternyata bawah laut juga terdapat gelombang.

Gelombang yang terjadi di laut tidak hanya terdapat di permukaan, tetapi juga di bagian dalamnya. Fakta adanya kegelapan dan gelombang yang ada di laut dalam dikemukakan para peneliti pada 1900.

Baca juga: Kenapa Sidik Jari Setiap Manusia Berbeda? Alquran dan Sains Bisa Menjelaskannya 

Sementara dalam kitab suci Alquran, kegelapan dalam laut dan terjadinya gelombang dalam laut ini dijelaskan dalam Surah An-Nur Ayat 40:

"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun." (QS An-Nur: 40)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Profesor Durga Rao, ahli geologi kelautan yang juga guru besar di Universitas King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, mengatakan bahwa para ilmuwan sepakat dengan hal tersebut.

Guna meneliti kegelapan di laut dalam, ilmuwan tentunya dibantu dengan alat-alat modern. Pada kedalaman lebih dari 20–30 meter, manusia tidak akan mampu menyelam tanpa alat bantu.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Fungsi Sirip Ikan serta "Kantong Renang" yang Dimiliki 

Di kedalaman 200 meter, manusia tidak akan mampu bertahan hidup. Profesor Durga Rao mengatakan bahwa Surah An-Nur Ayat 40 merujuk terutama pada laut atau samudera yang dalam.

Laut. (Foto: Matt Hardy/Unsplash)

Bagian dalam dan luar laut dipisahkan oleh gelombang. Gelombang bagian dalam laut menutupi perairan dalam laut dan samudera karena perairan dalam memiliki kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan perairan di atasnya.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Partikel Terkecil di Dunia, Apa Itu? 

Kegelapan mulai terjadi di bawah gelombang dalam laut. Bahkan, ikan yang berada di laut yang dalam tidak dapat melihat dan satu-satunya sumber cahaya berasal dari tubuh mereka sendiri.

Profesor Durga Rao kemudian menyimpulkan dengan mengatakan bahwa manusia normal tidak akan mampu menjelaskan fenomena ini dengan sangat detail pada 1.400 tahun lalu.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya