Share

Benarkah Bintang-Bintang Mati Setiap Jamnya? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 614 2432240 benarkah-bintang-bintang-mati-setiap-jamnya-ini-penjelasan-alquran-dan-sains-BKChllVRHL.jpg Ilustrasi bintang-bintang di langit. (Foto: Wirestock/Freepik)

ALQURAN dan sains mengungkap bintang-bintang mati setiap jamnya. Banyak orang bertanya-tanya penyebabnya, padahal bintang-bintang adalah salah satu benda cantik yang menghiasi malam. Berkat bintang, pemandangan langit jadi lebih indah, ditambah cahayanya yang kerlap-kerlip.

Seperti dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karya Dr Nadiah Thayyarah, para ilmuan melihat dari teleskop raksasa menyaksikan bintang-bintang mati setiap jamnya.

Baca juga: Alquran dan Sains: Langit Dipenuhi Pintu-Pintu yang Jumlahnya Tak Terkira 

Sebelum mati, bintang-bintang akan mengeluarkan cahaya yang makin terang. Bahkan mencapai ratusan ribu kali terangnya matahari dan ukurannya pun kian memesar sampai ribuan kilometer per detik.

Kemudian tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah Subhanahu wa ta'ala sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran. Khususnya tentang bintang-bintang.

Bintang di langit. (Foto: NASA/JPL-Caltech/S Solovy/IFL Science)

Setelah itu, bintang-bintang tersebut akan meledak dengan dahsyatnya kemudian mati dan lenyap begitu saja.

Sekadar diketahui bahwa bintang merupakan benda langit yang sangat panas, menyala, dan bisa menghasilkan cahaya dari dalam dirinya sendiri. Di antara yang menyebabkan adanya nyala tersebut adalah terjadinya proses fusi nuklir di dalam tubuh bintang.

Baca juga: Alquran dan Sains Beberkan Jantung Lebih Sehat dengan Tidur Miring Kanan 

Skenario pertama, bintang itu meledak. Skenario kedua, bintang akan mengerut dan menggumpal. Jika bintang mengerut, materinya menjadi sangat padat sehingga cahayanya tidak bisa lepas meninggalkannya dan bintang itu pun menjadi tidak bisa terlihat. Namun, sebelum itu terjadi, bintang itu terlebih dahulu melewati masa redup.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ

Wa izal-kawakibuntasarat

Artinya: "Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan." (QS Al Infitar: 2)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam surah lainnya, Allah Subhanahu wa ta'ala juga menjelaskan tentang bintang-bintang yang mati, yaitu:

ذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتْ

Wa izan-nujumungkadarat

Artinya: "Dan apabila bintang-bintang berjatuhan." (QS At Takwir: 2)

فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتْ

Fa izan-nujumu tumisat

Artinya: "Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan." (QS Al Mursalat: 8)

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Asal Kehadiran Air di Bumi 

Penjelasan di dalam kitab suci Alquran tersebut merupakan akurasi yang sangat menakjubkan. Sebab, Alquran berbicara fakta tentang kehidupan seleuruh alam semesta, dari mulai diciptakan hingga kehancurannya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini