Gus Baha Ajak Muliakan Tetangga, Selalu Ramah dan Bantu ketika Kesulitan

Ahmad Haidir, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 330 2448499 gus-baha-ajak-muliakan-tetangga-selalu-ramah-dan-bantu-ketika-kesulitan-5qpgmBHSW8.jpg KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: Instagram @ngajigusbaha)

KIAI Haji Bahauddin Nursalim atau lebih akrab disapa Gus Baha mengungkapkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak dapat dilepaskan dengan orang lain. Untuk lingkup yang paling kecil dan mendasar tentu saja keluarga. Lalu selepas keluarga, terdapat orang lain yang tinggal di lingkungan sekitar atau biasa disebut tetangga.

Ia mengatakan, agama Islam mengajarkan bahwa menjalin hubungan baik atau memuliakan tetangga adalah suatu adab yang wajib untuk dimiliki dan dilakukan setiap Muslim.

Baca juga: Gus Baha Bagikan Resep Simpel Bangun Keluarga Sakinah 

Pentingnya kedudukan tetangga sangat ditekankan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Beliau bahkan pernah diberi nasihat oleh Malaikat Jibril untuk memuliakan tetangga.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

مَا زَالَ جِبْرِيْلُ يُوْصِيْنِيْ بِالْـجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ

Artinya: "Jibril senantiasa menasihatiku tentang tetangga, hingga aku mengira bahwa tetangga itu akan mendapat bagian harta waris." (HR Bukhari Nomor 6014 dan Muslim Nomor 2625)

Selanjutnya dalam hadis lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga menjelaskan mengenai karakteristik seorang Muslim yang baik berdasarkan sifatnya.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

خَيْرُ اْلأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ ، وَخَيْرُ الْـجِيْرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِـجَارِهِ

Artinya: "Sahabat yang paling baik di sisi Allah adalah yang paling baik sikapnya terhadap sahabatnya. Tetangga yang paling baik di sisi Allah adalah yang paling baik sikapnya terhadap tetangganya." (HR At Tirmidzi 1944, Abu Daud 9/156, dinilai sahih oleh Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 103)

Baca juga: Gus Baha Ingatkan Dosa Akan Diampuni dengan Syarat Ini 

Bahkan, keberadaan tetangga serta perintah untuk memuliakannya juga disampaikan langsung oleh Allah Subhanahu wa ta'ala melalui firman-Nya dalam kitab suci Alquran:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang memiliki hubungan kerabat dan tetangga yang bukan kerabat, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri." (QS An Nisa: 36)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Gus Baha Ceritakan Kisah Kiai dalam Memuliakan Tetangga

Ada banyak cara terkait tindakan memuliakan tetangga. Semisal senantiasa beramah-tamah, membantu ketika tetangga mengalami kesulitan, dan berbagai tindakan mulia lainnya.

Namun satu bentuk tindakan memuliakan tetangga yang bisa diterapkan adalah dengan cara tidak pernah menolak undangan mereka untuk bersilaturahim, walau sekadar mampir.

Baca juga: Gus Baha Ingatkan 6 Hal Penggerogot Amal Baik 

Dikutip dari unggahan video di akun Instagram @ngajigusbaha, Gus Baha dalam satu kesempatan ceramah memberikan ilustrasi mengenai kisah seorang kiai yang tidak pernah menolak saat diundang untuk berkunjung ke rumah seorang tetangganya.

Alkisah, kiai tersebut diundang oleh seorang pemuda yang merupakan tetangganya. Sesampainya di rumah pemuda itu, sang kiai malah "diusir" oleh si pemuda yang menyatakan bahwa ia tidak jadi membutuhkan kehadiran kiai tersebut. Sementara hal itu terjadi beberapa kali.

Bukannya tersinggung atau marah, sang kiai senantiasa tersenyum dan malah tampak bahagia. Saat ditanyai oleh tetangganya yang lain, kiai tersebut menjawab bahwa ia justru senang karena diberikan kesempatan untuk beramal, yakni menyenangkan dan memuliakan tetangga.

Baca juga: Ngaji Online di Youtube Apakah Ilmu yang Didapat Berkah, Begini Jawaban Gus Baha 

Berdasarkan penjelasan serta kisah dari ceramah Gus Baha tersebut, sangat jelas bahwa memuliakan tetangga adalah adab dan akhlak yang diwajibkan dalam ajaran agama Islam.

Semoga setiap Muslimin dapat meneladani perilaku dari sang kiai yang diceritakan Gus Baha serta dapat senantiasa mengamalkan perintah Allah Subhanahu wa ta'ala dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam terkait memuliakan tetangga.

Wallahu a’lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya