PUASA Senin Kamis memiliki keutamaan besar. Ibadah sunah ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Bahkan, Rasulullah tidak pernah melewatkannya, karena Senin dan Kamis adalah waktu dihadapkannya amal salih pada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Anjuran puasa Senin Kamis sebagaimana dijelaskan dalam riwayat hadis Usamah bin Zaid, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »
Artinya: "Aku berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, 'Wahai Rasulullah, Engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira Engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang Engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.' Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bertanya, 'Apa dua hari tersebut?' Usamah menjawab, 'Senin dan Kamis.' Lalu Beliau bersabda, 'Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (kepada Allah Subhanahu wa ta'ala). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa'." (HR An Nasai Nomor 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan)
Baca juga: 10 Nama Islami untuk Anak Laki-Laki, Bermakna Pemimpin yang Tampan
Selanjutnya ketika berbuka membaca doa buka puasa Senin Kamis, seperti diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Sebelum meminum air untuk membatalkan puasa ketika terdengar azan Sholat Magrib, diawali membaca Bismillah. Dilanjutkan dengan bacaan doa yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam.
Ibnu Umar Radhiallahu 'anhu berkata:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
Artinya: "Biasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam jika berbuka Beliau berdoa: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah (Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah)." (HR Abu Daud Nomor 2357, An Nasa'i Nomor 3315, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)
Baca juga: 10 Rekomendasi Nama Anak Perempuan Islami Miliki Arti Cerdas serta Unggul
Dirangkum dari laman Muslim.or.id, ada makna yang sangat baik di balik doa berbuka puasa tersebut. Semua Muslim diajarkan selalu bersyukur karena masih bisa berpuasa sekaligus menikmati waktu berbuka saat azan Sholat Magrib berkumandang.
Berbuka puasa adalah salah satu waktu yang paling bahagia bagi umat Islam. Sebagaimana dalam riwayat hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
للصائم فرحتان : فرحة عند فطره ، وفرحة عند لقاء ربه
Artinya: "Orang yang puasa mendapatkan dua kebahagiaan bahagia saat berbuka, dan bahagia saat bertemu dengan Rabb-nya." (Muttafaq 'alaihi)