Doa Hujan Deras, Rasulullah SAW Memohon Kepada Allah Agar Tidak Terjadi Kerusakan

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 618 2470879 doa-hujan-deras-rasulullah-saw-memohon-kepada-allah-agar-tidak-terjadi-kerusakan-kHlJaaLdjj.jpg Doa hujan deras. (Foto: ABC 7 News)

DOA hujan deras bagaimana lafaznya? Hujan adalah keberkahan yang Allah Ta'ala berikan kapada para mahluk-Nya, bukan hanya manusia saja. 

Hujan yang diturunkan bisa berkategori biasa saja tapi ada juga hujan yang turun deras. Rasulullah SAW pun sudah memberi contoh dan mengajarkan bagaimana mengucapkan doa hujan yang turun biasa saja dan bagaimana mengucapkan doa hujan yang turun deras.

Baca Juga: Doa Hujan Turun Ucapkan Ini Sebagai Rasa Syukur Allah Berikan Keberkahan

1. Doa ketika hujan turun biasa saja

 "Allahumma shoyyiban nafi’an"

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha, 

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)

Baca Juga: 5 Penjelasan Ulama Mengapa Syariat Islam Berat Dilaksanakan

2. Doa ketika hujan deras  

Doa ketika hujan deras apalagi disertai angin kencang dapat diucapkan kaum Muslimin. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Anas bin Malik di atas, ketika hujan tidak kunjung berhenti, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa, 

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].” (HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ibnul Qayyim mengatakan, ”Ketika hujan semakin lebat, para sahabat meminta pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam untuk memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Akhirnya beliau membaca do’a di atas.” (Zaadul Ma’ad, 1: 439)

Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa do’a di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya. (Lihat Dzikru wa Tadzkir, hal. 28)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya