Mengapa Lautan serta Angin Bisa Melekat dengan Bumi? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 01 Oktober 2021 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 614 2479904 mengapa-lautan-serta-angin-bisa-melekat-dengan-bumi-ini-penjelasan-alquran-dan-sains-cUJaJEIxUk.jpg Alquran dan sains mengungkap penyebab lautan serta angin bisa melekat ke bumi. (Foto: Freepik)

ALQURAN dan sains kali mengungkap hubungan antara angin dengan gravitasi bumi. Disebutkan bahwa gravitasi membuat angin melekat ke bumi. Mari disimak penjelasannya berikut ini.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya, "Bukankah Kami jadikan bumi itu tempat berkumpul (kifata) bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?" (QS Al Mursalat: 25–26)

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Penyebab Munculnya Uban, Karena Apa Ya? 

Kata kifata diambil dari kata dasar kafata, yakfutu, kaftan yang berarti "menarik, menghimpun, dan mengumpulkan". Di antara sifat bumi adalah menarik dan menghimpun. Ayat ini menjadi isyarat yang jelas atas adanya daya gravitasi bumi.

Segala sesuatu di permukaan bumi akan ditarik dan tertarik oleh daya gravitasi bumi. Berat suatu benda pada hakikatnya adalah kekuatan gravitasinya terhadap bumi. Berat suatu benda selalu sama dengan gaya gravitasi. Benda seberat 100 kilogram di permukaan bumi akan memiliki berat seperenamnya di permukaan bulan.

Manusia yang beratnya 60 kilogram di permukaan bumi menjadi 10 kg di permukaan bulan. Jadi, berat suatu benda adalah kekuatan gravitasinya ke arah bumi, dan berat suatu benda di permukaan bulan adalah gravitasinya ke arah pusat bulan.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya, "Bukanlah Kami jadikan bumi itu tempat berkumpul bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?" (QS Al Mursalat: 25–26)

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap 2 Obat Peredam Marah, Praktis serta Mudah 

Bagaimana mungkin kehidupan dapat berlangsung bila tidak ada gravitasinya? Bagaimana mungkin air dapat diam di atas permukaan bumi bila bukan karena gravitasi menariknya?

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains Dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, sejatinya angin bisa terus melekat dengan bumi karena gaya gravitasi bumi menariknya. Seandainya bumi tidak menariknya, angin hanya akan diam, padahal bumi terus bergerak dan berputar.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Geraknya bumi dan diamnya angin akan menimbulkan arus-arus tornado yang kecepatannya bisa melebihi 1.600 kilometer per jam. Kecepatan ini sudah lebih dari cukup untuk memorak-morandakan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi.

Apa yang membuat angin tetap melekat dengan bumi? Apa yang membuat lautan tetap melekat dengan bumi? Itu adalah gaya gravitasi bumi.

Baca juga: Berapa Kecepatan Turunnya Air Hujan? Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Tidak adanya berat suatu benda adalah sesuatu yang tidak bisa dibayangkan. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Dan Allah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam." (QS An-Naml: 61)

Allah Azza wa Jalla menjadikan bumi bergerak, tetapi tetap bisa didiami. Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikan segala sesuatu diam di atasnya dan tertarik ke arahnya. Berat suatu benda tidak lain adalah kekuatan gaya gravitasinya ke arah bumi. Tidak akan ada kehidupan tanpa gravitasi, dan tak akan ada kehidupan di muka bumi tanpa adanya berat.

Baca juga: Biji-bijian Disebut 12 Kali dalam Alquran, Sains pun Buktikan Alasannya 

Sebagian orang beranggapan bahwa bumi pada akhirnya akan menarik manusia untuk dikubur di dalamnya. Namun, Allah Subhanahu wa ta'ala telah berfirman, "Bukanlah Kami jadikan bumi itu tempat berkumpul bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?" (QS Al Mursalat: 25–26)

Orang yang masih hidup terikat dengan bumi dan tertarik ke arahnya, dan itulah berat dirinya. Lalu apa arti 80 kg berat dirinya? Itu berarti bahwa kekuatan gaya gravitasinya ke arah bumi mencapai angka tersebut.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya