Kisah Haru Mualaf Cantik Bersyahadat di Atas Meja Operasi

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 17 621 2487716 kisah-haru-mualaf-cantik-bersyahadat-di-atas-meja-operasi-fD10DMHwjp.png Kisah haru mualaf cantik Ceila mengucap syahadat di atas meja operasi. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

ALLAH Subhanahu wa Ta'ala terkadang memberi jalan hidayah Islam kepada hamba-Nya melalui cara-cara yang tidak terduga. Siapa yang mengira seseorang akan bersyahadat serta memeluk agama Islam di atas meja operasi. Kisah inilah yang benar-benar di alami oleh seorang mualaf cantik bernama Graciella Victoria Safira.

Graciella yang saat ini berstatus sebagai mahasiswa komunikasi penyiaran Islam di Institut Ilmu Alquran Jakarta, menceritakan kisah dirinya menjadi mualaf melalui sebuah video di kanal YouTube Ngaji Cerdas.

Baca juga: Diberi Rp1 Miliar tapi Balik ke Agama Dulu, Jawaban Remaja Mualaf Ini Tak Terduga 

Meskipun sebelumnya dirinya berbeda keyakinan dengan sang ibu, Elisabeth Janita Ruru, yang sudah memeluk Islam terlebih dahulu, ibunya tidak pernah mengajak Ciela masuk Islam atau bahkan sekedar membahas ajaran agama Islam.

Diakui oleh Graciella atau akrab disapa Ciela, baik sang ibu maupun dirinya tetap menjalani agama yang diyakini masing-masing.

Kisah haru mualaf cantik Ceila mengucap syahadat di atas meja operasi. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

"Sebelum-sebelumnya Umi tetap anterin ke gereja. Pokoknya tetap menjalankan masing-masing," ujar Ceila.

Suatu saat ketika duduk di bangku kelas IX SMP, Ceila menderita penyakit skoliosis dan sudah mencapai kemiringan hampir 90 derajat. Kondisi ini membuat Ceila harus menjalani operasi.

Baca juga: Kisah Haru Perempuan Cantik Yakin Jadi Mualaf Usai Ditantang Pacar 

Selama masa-masa sakitnya, Ceila bahkan sempat meminta ikut sholat tarawih. Saat itu tengah Ramadhan dan sang ibu pergi sholat tarawih.

"Jadi aku sempat sama Umi, kan pada sering tarawih, kita melewati Ramadhan bersama yang kita masih beda. Terus lucunya aku minta ikut sholat tarawih pada saat itu. Kata Umi kalau mau ikut sholat tarawih ya pakai mukena. Ya sudah enggak apa-apa deh. Waktu itu belum masuk Islam, karena aku sakit terus bosen gitu di rumah."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Meskipun tidak tahu-menahu soal ibadah sholat, Ceila tetap melakukannya. Ia mengatakan itu adalah pertama kali dia melakukan sholat.

"Itu pertama kalinya sholat dalam hidup aku 23 rakaat, rasanya masha Allah banget. Bener-bener sampai malam," ungkapnya.

Baca juga: Kisah Pengusaha Cantik Masuk Islam Berkat Cerita Nabi Isa 

Sang ibu tidak melarang ketika Ceila ingin mencoba setiap hal berkaitan dengan Islam.

Saat mendekati hari operasi, Ceila mengaku ada kendala terkait penyakitnya sehingga sang ibu membuatkan pengajian untuk mendoakan Ceila. Padahal, waktu itu Ceila belum memeluk Islam. Namun Ceila tetap memutuskan untuk memakai kerudung ketika pengajian berlangsung.

Dari pengajian tersebut, Ceila bertemu dengan Ustadz Doddy Al Jambary. Awalnya sang Ustadz berujar berkat pengajian yang digelar untuk mendoakan Ceila, dirinya bisa bertemu seorang jamaah yang sudah lama tidak ditemui.

Percakapan tersebut berlanjut pada kegiatan sharing antara Ceila dan Ustadz Doddy mengenai Islam. "Dijelasin kalau di Islam tetap percaya sama Nabi Isa, tapi bukan sebagai tuhan, tapi sebagai nabi. Dijelasin runtutannya sama Ustadz Doddy," paparnya.

Baca juga: Doktor Cantik Lulusan Oxford Ini Jadi Mualaf Usai Kesal dengan Alquran 

Ceila mengaku masih takut memeluk agama Islam saat itu, namun Ustadz Doddy berujar bahwa niat baik harus disegerakan.

Mengenai percapakannya dengan Ustadz Doddy, Ceila ternyata tidak pernah menceritakan hal ini kepada ibunya. Bagi Ceila ini adalah hal yang sensitif.

Ibunda Ceila mengetahui percakapan anaknya dengan Ustadz Doddy justru ketika membaca pembicaraan Ceila dengan sang ustadz di handphone Ceila.

Ceila akhirnya berniat untuk masuk Islam. Tapi belum sempat terjadi, Ceila sudah harus dioperasi. Sang ibu diizinkan untuk ikut masuk ke ruang operasi karena Ceila terus menangis ketakutan.

Baca juga: Dulu Islamophobia, Sekarang 5 Orang Ini Jatuh Cinta pada Islam dan Jadi Mualaf 

"Karena aku nangis enggak bisa dimasukin obat bius, akhirnya umi masuk ke kamar operasi. Di situ momennya di mana umi bilang kita mau berdoa. ikutin umi ya, mau baca Al Fatihah enggak. Dituntun zikir, berdoa, dan lain-lain," ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan sang ibu, Ceila ternyata meminta untuk bersyahadat. Kala itu posisi Ceila sudah berada di meja operasi.

"Dia bisikkan ke aku , 'Aku (Ceila) kayaknya mau syahadat.' Dia aku peluk nangis gitu. Dia bilang mau syahadat. Aku tanya yakin? Ya kalau mau syahadat, kita baca sekarang," ujar ibunda Ceila.

Baca juga: Cerita Haru drg Carissa Grani Jadi Mualaf, Sempat Diancam Dibunuh Suami 

Ceila akhirnya membaca dua kalimat syahadat dituntun oleh ibunya. Pembacaan kalimat syahadat tersebut berlangsung di atas meja operasi yang saat itu ada para dokter dan suster. Setelah membaca kalimat syahadat, Ceila pun tidak sadarkan diri karena obat bius.

Sudah lima tahun lamanya Ceila memeluk agama Allah Subahanahu wa Ta'ala ini. Ceila menegaskan keluarganya tidak pernah memengaruhi dalam keputusannya ini. Semua murni karena keinginannya. Ceila bahkan tidak mencari tahu Islam melalui keluarganya, melainkan bertanya kepada ustadz.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya