Kisah Nabi Sulaiman Beri Makan Semut tapi Tidak Dihabiskan, Alasannya Sangat Mengagumkan

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Selasa 26 Oktober 2021 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 330 2491759 kisah-nabi-sulaiman-beri-makan-semut-tapi-tidak-dihabiskan-alasannya-sangat-mengagumkan-t1b3wClpS5.jpg Ilustrasi hewan semut. (Foto: Wirestock/Freepik)

ALLAH Subhanahu wa ta'ala adalah Tuhan semesta alam yang mampu menjamin segala rezeki untuk semua makhluk-Nya. Bahkan untuk seekor semut yang terlihat kecil di mata manusia pun, Allah Ta'ala tidak akan melupakan jatah rezekinya.

Ustadz Rifky Ja'Far Thalib menceritakan sebuah kisah luar biasa dari seekor semut yang ditemui oleh Nabi Sulaiman Alaihissalam. Nabi Sulaiman diberikan mukjizat oleh Allah Subhanahu wa ta'ala untuk bisa berkomunikasi dengan hewan.

Baca juga: Kisah Pembebasan Makkah dari Kaum Quraisy, Kemenangan bagi Rasulullah dan Muslimin 

Suatu ketika Nabi Sulaiman Alaihissallam bertemu seekor semut dan bertanya, "Wahai semut, dalam satu tahun, berapa jumlah makanan yang engkau makan?"

Semut kemudian menjawab bahwa dalam satu tahun ia bisa menghabiskan 1,5 butir gandum untuk mencukupi kebutuhan makannya.

Semut. (Foto: Unsplash)

Kemudian Nabi Sulaiman memasukkan semut tersebut ke dalam botol. Nabi Sulaiman Alaihissallam memasukkan juga 1,5 butir gandum. Botol lalu ditutup dan tidak lupa Nabi Sulaiman memberikan ruang untuk masuknya oksigen. Setelah itu, Nabi Sulaiman pergi meninggalkan semut.

Baca juga: Kisah 5 Ulama Mimpi Bertemu Rasulullah, Ada yang Ditegur Tidak Wudu Sebelum Tidur 

Satu tahun berlalu, Nabi Sulaiman Alaihissallam mendatangi kembali botol berisi semut dan 1,5 butir gandum. Ketika Nabi Sulaiman membukanya, ia menemukan setengah butir gandum yang masih tersisa. Semut tersebut tidak memakan semua gandum yang diberikan oleh Nabi Sulaiman.

Lantas, Nabi Sulaiman Alaihissallam menanyakan hal tersebut kepada semut. "Wahai semut, mengapa tidak engkau habiskan? Engkau berkata mampu menghabiskan 1,5 butir gandum dalam waktu 1 tahun, mengapa ada sisa setengah butir gandum dalam botol ini?" tanya Nabi Sulaiman.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tidak disangka, jawaban dari seekor makhluk yang begitu kecil ini sungguh luar biasa. "Wahai Sulaiman, ketika aku berada di bawah jaminan Allah, maka akan aku habiskan aku akan habiskan 1,5 butir gandum itu, karena aku yakin Allah tidak akan pernah lupa kepadaku."

"Tapi ketika aku berada di bawah jaminanmu, dan engkau meletakanku di dalam botol ini, maka aku khawatir engkau akan lupa kepadaku setelah 1 tahun. Maka aku sisakan persediaan makanan setengah butir gandum ini," ujar semut kepada Nabi Sulaiman Alaihissallam.

Baca juga: Kisah Nabi Muhammad Menerima Wahyu Pertama di Gua Hira: Bacalah! 

Ustadz Rifky kemudian menjelaskan pelajaran yang bisa diambil dari seekor semut dan Nabi Sulaiman Alaihissallam ini. Jawaban semut mengajarkan untuk selalu yakin bahwa rezeki merupakan sesuatu yang sudah dijamin oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Sebagai makhluk Allah Subhanahu wa ta'ala, manusia harus yakin bahwa Allah tidak akan melupakan rezeki yang memang telah ditetapkan. Lain halnya ketika seseorang bergantung kepada manusia lain. Manusia adalah tempatnya kesalahan dan keluputan.

Baca juga: Kisah Pendeta Buhaira Penemu Tanda-Tanda Kenabian Muhammad 

"Orang yang paling rugi adalah orang yang meninggalkan jaminan Allah untuk mencari jaminan dari manusia," kata Ustadz Rifky.

Dengan demikian, yakinlah kepada Allah untuk segala hal, termasuk rezeki. Karena sesungguhnya Allah tidak pernah melupakan makhluk-Nya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya