DILAPORKAN sudah 6 bulan terakhir sejumlah siswa di Desa Aur Duri, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi, nekat bergelantungan melewati jembatan rusak saat berangkat dan pulang sekolah. Mereka terpaksa melakukan hal berbahaya itu karena jarak yang ditempuh lebih dekat dibandingkan melewati jembatan lain yang masih berfungsi.
Jembatan gantung di Desa Aur Duri itu diketahui telah rusak 6 bulan lalu. Salah satu sling atau tali kawat penahan jembatan gantung tersebut putus pada Jumat 14 Mei 2021. Namun permintaan dari pemerintah desa kepada Pemerintah Kabupaten Merangin belum bisa dipenuhi karena tidak ada anggaran. Pemerintah Kabupaten Merangin baru bisa memperbaiki jembatan tersebut setelah APBD 2022 bisa dicairkan.
Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Banu Musa Bersaudara Penemu Lampu Otomatis hingga Mekanikal Air Mancur
