Kisah Mukjizat Nabi Yunus dan Penyebabnya Sampai Ditelan Ikan Paus

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 614 2507290 kisah-mukjizat-nabi-yunus-dan-penyebabnya-sampai-ditelan-ikan-paus-pYaDNTYDvA.jpg Ilustrasi kisah mukjizat Nabi Yunus Alaihissallam tetap hidup meski ditelan ikan paus besar selama 40 hari. (Foto: Shutterstock)

MUKJIZAT Nabi Yunus Alaihissallam menarik diketahui semua Muslim. Banyak pelajaran berharga tersemat di dalamnya dan bisa dijadikan panduan dalam kehidupan masa kini.

Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan mukjizat kepada para nabi dan rasul. Ini sebagai tanda kebesaran dan mengingatkan umat agar lebih bertakwa. Salah satunya adalah Nabi Yunus Alaihissallam. Ia diberi mukjizat yang sangat luar biasa sehingga sulit dijelaskan oleh nalar manusia biasa.

Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Isa Menancapkan Pedang ke Dajjal hingga Meleleh 

Mukjizat yang diterima Nabi Yunus Alaihissallam adalah bisa selamat setelah ditelan ikan paus yang sangat besar di lautan. Secara logika memang sangat aneh, akan tetapi hal itu atas kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lantas, mengapa Nabi Yunus Alaihissallam sampai ditelan ikan paus besar? Padahal, ia adalah utusan Allah Azza wa Jalla dan termasuk manusia terpilih.

Ilustrasi kisah mukjizat Nabi Yunus Alaihissallam selamat meski ditelan ikan paus selama 40 hari.

Sebagaimana telah MNC Portal rangkum, Kamis (25/11/2021), awalnya Nabi Yunus Alaihissallam diutus oleh Allah Subhanahu wa ta'ala untuk mengajak penduduk Nainawi, yaitu suatu kota besar yang terletak di negeri Mausul (Mosul) Irak beriman kepada Allah Ta'ala.

Namun, ajakan Nabi Yunus Alaihissallam itu ditolak oleh penduduk Nainawi, dan tetap tenggelam di dalam kekafirannya. Maka Yunus akhirnya pergi meninggalkan mereka dalam keadaan marah, seraya mengancam mereka bahwa dalam waktu tiga hari lagi akan datang azab dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Musa yang Membuat Para Tukang Sihir Takluk Beriman kepada Allah Ta'ala 

Suatu hari setelah meninggalkan penduduk Nainawi, Nabi Yunus Alaihissallam menaiki perahu bersama suatu kaum. Di tengah lautan yang sangat luas dan dalam, tiba-tiba perahunya oleng, mereka merasa takut akan tenggelam karena keberatan penumpang.

Kemudian diadakan undian untuk menentukan siapa yang bakal dilemparkan ke dalam laut untuk meringankan beban muatan perahu. Ternyata undian jatuh ke tangan Nabi Yunus Alaihissallam hingga tiga kali.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Maka Nabi Yunus Alaihissallam melucuti pakaiannya dan menceburkan diri ke dalam laut. Saat itu Allah Subhanahu wa ta'ala telah memerintahkan ikan paus dari laut hijau membelah lautan dan sampai di tempat Nabi Yunus, lalu menelannya menceburkan diri ke laut.

Allah Subhanahu wa ta'ala telah memerintah¬kan kepada ikan paus itu, "Janganlah kamu memakan secuil pun dari dagingnya, jangan pula mematahkan tulangnya, karena sesungguhnya Yunus itu bukanlah rezeki makananmu, melainkan perutmu Aku jadikan sebagai penjara buatnya."

Baca juga: 3 Mukjizat Luar Biasa Nabi Ismail, Nomor 1 Awal Mula Prosesi Ibadah Besar 

Zun Nun adalah nama ikan paus itu menurut riwayat yang sahih, lalu dikaitkan dengan nama Nabi Yunus Alaihissallam karena ia ditelan olehnya. Kemudian Zun Nun membawa Nabi Yunus Alaihissallam menyelam hingga dasar laut. Lalu Nabi Yunus mendengar suara tasbih batu-batu kerikil di dasar laut.

Nabi Yunus Alaihissallam tinggal di dalam perut ikan besar selama 40 hari. Ketika berada di dalam perut ikan itu, doa yang dipanjatkan Nabi Yunus Alaihissallam adalah:

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." (QS Al Anbiya: 87)

Baca juga: 2 Mukjizat Nabi Ishaq yang Belum Banyak Diketahui Umat Manusia 

Di dalam hadis juga disebutkan untuk membaca doa tersebut ketika sedang tertimpa musibah, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

"Asma Allah yang apabila disebutkan dalam doa, pasti Dia memperkenankannya; dan apabila diminta dengannya, pasti memberi, yaitu doa Yunus ibnu Mata."

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya