Simak! Doa saat Turun Hujan Lebat Disertai Petir Menggelegar

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 618 2522061 simak-doa-saat-turun-hujan-lebat-disertai-petir-menggelegar-ivXUQbIKZr.jpg Ilustrasi membaca doa saat turun hujan disertai petir menggelegar. (Foto: Dok Okezone)

DKI Jakarta dan daerah lainnya di Jabodetabek siang ini turun hujan deras disertai petir menggelegar. Bagi Muslimin hendaknya membaca doa supaya mendapat perlindungan dari Allah Azza wa Jalla.

Adapun doa turun hujan yang bisa dipanjatkan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala adalah sebagai berikut:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽูŠู‘ูุจุงู‹ ู†ุงูŽููุนุงู‹

Allahumma shoyyiban naafiโ€™aa

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat."

Baca juga: 2 Hak Bersama Suami-Istri dalam Perkawinanย 

Doa tersebut yang diucapkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan. Berdasarkan hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anha:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ูŽ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุทูŽุฑูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽูŠู‘ูุจุงู‹ ู†ูŽุงููุนุงู‹ ยป

Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan, Beliau mengucapkan, Allahumma shoyyiban naafiโ€™aa (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)." (HR Bukhari Nomor 1032, Ahmad Nomor 24190, dan An Nasai Nomor 1523)

Ilustrasi doa turun hujan. (Foto: Shutterstock)

Baca juga: Sempat Jadi TKI, Pria Asal Kalimantan Ini Sekarang Sukses Bisnis Properti Vila di Arab Saudiย 

Doa saat Turun Hujan Lebat

Kemudian ketika turun hujan lebat ada doa tersendiri. Berdasarkan sebuah riwayat, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun sangat lebat, Rasulullah memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memanjatkan doa:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ ุญูŽูˆูŽุงู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง,ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุขูƒูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูุฑูŽุงุจู ูˆูŽุจูุทููˆู†ู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุฏููŠูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ูŽุงุจูุชู ุงู„ุดู‘ูŽุฌูŽุฑู

Allahumma haawalaina wa laa โ€™alaina. Allahumma โ€™alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan)." (HR Bukhari Nomor 1014)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Doa Mendengar Petir

Lalu saat mendengar petir, Muslimin hendaknya membaca doa lain. Sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ูŠูุณูŽุจูู‘ุญู ุงู„ุฑูŽู‘ุนู’ุฏู ุจูุญูŽู…ูุฏูู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฎููŠู’ููŽุชูู‡ู

Subhaanalladzi yusabbihur raโ€™du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

Artinya: โ€œMaha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya.โ€ (Al Muwaththaโ€™ 2/992. Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis)

Baca juga: 10 Kesalahan ketika Wudhu yang Bisa Batalkan Sholat, Wajib Dihindariย 

Doa yang lain, berdasarkan riwayat Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma ketika mendengar petir, beliau mengucapkan:

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุณูŽุจูŽู‘ุญูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู

Subhanalladzi sabbahat lahu

Artinya: "Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya."

Baca juga: Kisah Haru Putri Raja Bali Jadi Mualaf, ketika Wafat Mengeluarkan Asap Harumย 

Selanjutnya beliau mengatakan:

ู‚ุงู„ ุฅู† ุงู„ุฑุนุฏ ู…ู„ูƒ ูŠู†ุนู‚ ุจุงู„ุบูŠุซ ูƒู…ุง ูŠู†ุนู‚ ุงู„ุฑุงุนูŠ ุจุบู†ู…ู‡

Artinya: "Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Adabul Mufrod Nomor 722, dihasankan oleh Syekh Al Albani)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya