Lebih lanjut, kata Ustadz Asroni, doa tersebut dapat dibaca sebelum tidur. Tentunya juga telah berwudu, sebagaimana disunahkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam hendaknya tidur dalam keadaan suci.
"Ini sebagai upaya agar Allah mengabulkan doa atau keinginan hamba-Nya yang sedang memiliki utang dan sulit untuk melunasinya," jelasnya.
Baca juga: 3 Makna Mendalam Surat Yasin, Jadi Renungan Muslimin agar Lebih Baik
Baca juga: Surat Al Kahfi Ayat 1-110 Dibaca Setiap Jumat, Ini Keutamaannya
Selain itu, ketika memiliki utang, berapa pun kecil atau besarnya, jangan sampai lupa mencatatnya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya." (QS Al Baqarah: 282)
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)