Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tuntunan Menentukan Arah Kiblat Sholat saat Dalam Perjalanan

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 04 Februari 2022 |09:13 WIB
5 Tuntunan Menentukan Arah Kiblat Sholat saat Dalam Perjalanan
5 tuntunan menentukan arah kiblat sholat (Foto: Halaltraveling)
A
A
A

Allah berfirman, “Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat. Maka ke mana pun kamu menghadap, di situlah wajah Allah. (al-Baqarah [2]: 115)

Jika ternyata arah kiblat yang diduga adalah salah, dia tidak harus mengulangi salatnya. Namun, jika diberi tahu arah kiblat yang benar sementara tengah melaksanakan salat, langsung ikuti arah kiblat yang benar, tanpa mengulangi salatnya dari rakaat pertama.

Menurut'Ali bin Abi Thâlib, "Kiblat orang yang berusaha mengetahui arah yang benar, adalah arah yang diduga kuat." (asy-Syarkhasi, al-Mabsuth, 1/215)

4. Salat sunah di atas kendaraan, diusahakan menghadap kiblat. Jika tidak bisa, ia boleh menghadap ke arah kendaraan menghadap. Sebagaimana Rasulullah pernah salat sunah menghadap ke arah kendaraannya menghadap. Namun, tidak melakukannya untuk salat wajib. (Shahih Bukhari, 1/1046)

5. Salat wajib diharuskan untuk turun dari kendaraan. Namun, jika tidak memungkinkan (masyaqah), seperti dalam perjalanan jauh dengan pesawat, kereta api, atau karena sakit, boleh melakukan seperti dalam salat sunah di atas. Hal ini dianalogikan dengan salat wajib dalam keadaan takut (khauf). (Zuhaily, al-Fiqhu al-Islami wa Adillatuhu, 1/609).

(Ahmad Muhajir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement