Share

Viral Ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT, Begini Tanggapan Beragam Ustadz dan Ustadzah

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 08 Februari 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 08 614 2543849 viral-ceramah-oki-setiana-dewi-soal-kdrt-begini-tanggapan-beragam-ustadz-dan-ustadzah-Eh6rxHcRyx.jpg Viral ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi soal KDRT. (Foto: Instagram @okisetianadewi)

JAGAT maya Tanah Air mendadak dihebohkan cuplikan video berisi ceramah dari Ustadzah Oki Setiana Dewi soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Video lawas tersebut viral karena kakak kandung Ria Ricis ini memberikan tausiyah terkait sikap seorang istri yang sebaiknya menutup aib suaminya, termasuk apabila mendapat kekerasan fisik.

Sontak saja hal itu menjadi polemik di kalangan warganet dan publik. Ceramah Oki Setiana Dewi tersebut ternyata juga menarik perhatian para ustadz dan ustadzah kenamaan Indonesia. Mereka lantas memberikan pandangan terhadap problematika KDRT dan cara yang tepat menyikapinya.

Penasaran? Berikut ini pendapat dari para ustadz dan ustadzah terkait ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi soal KDRT tersebut, sebagaimana telah MNC Portal rangkum.

Baca juga: Apakah KDRT Aib yang Harus Ditutupi Istri? Ini Kata Buya Yahya 

1. Gus Nadir

Ustadz yang aktif di media sosial Twitter ini secara terang-terangan mengaku tidak setuju dengan pandangan Ustadzah Oki Setiana Dewi soal KDRT. Ia bahkan menyebut bahwa ceramah itu justru dapat menimbulkan sesat pikir di kalangan masyarakat.

"Kasih tahu sama sang ustadzah, kalau suami mukul istri itu sebenarnya bukan aib yg harus ditutupi oleh istri. Itu KDRT. Harus lapor polisi. Cerita2 begini justru membuat istri dipaksa menerima kelakuan suaminya atas nama jaga aib suami. Istrimu bukan sasak tinju," cuitnya lewat akun @na_dirs.

Selanjutnya pria yang juga berstatus sebagai Rais Syuriah PCI (Pengurus Cabang Istimewa) Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan New Zealand ini memberikan contoh aib yang seharusnya ditutupi oleh seorang istri, seperti kebiasaan mendengkur hingga masalah lemah syahwat, KDRT tidak termasuk.

Baca juga: 2 Cara Ampuh Mencegah KDRT Menurut Ajaran Alquran dan Hadis 

2. Gus Miftah

Pendakwah yang aktif memberikan ceramah di media sosial maupun layar televisi ini juga angkat suara setelah ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi viral.

Meskipun tidak terang-terangan seperti Gus Nadir, Gus Miftah membuat sebuah unggahan tentang sosok pasangan yang ideal yang seakan merujuk kepada persoalan KDRT dalam rumah tangga. Melalui akun @Pengajiangusmiftah, ustadz nyentrik ini menuliskan pandangannya.

"Lebih baik memilih pasangan yang sederhana tapi menenangkan, daripada terlihat sempurna tapi menyakitkan," ungkap Gus Miftah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. KH Cholil Nafis

Tidak hanya para ustadz yang aktif di media sosial, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Periode 2020–2025 KH Muhammad Cholil Nafis juga memberikan pandangan terhadap ceramah tersebut.

Dengan bijak, ulama asal Madura ini memberikan tanggapannya di Instagram dengan menyebut bahwa KDRT tidak seharusnya disimpan rapat-rapat, namun sebaiknya ceritakanlah kepada orang yang tepat agar dapat menemukan solusinya.

"Tidak semua kekerasan dalam rumah tangga harus disimpan rapat-rapat, juga jangan sampai setiap kekerasan dalam rumah tangga diceritakan ke mana-mana dan dilaporkan ke pihak penegak hukum. Nah, keluarga itu dibangun atas saling menyayangi dan mencintai. Jika terjadi KDRT baiknya, upayakan untuk diceritakan kepada orang yang tepat guna mendapat nasihat dalam menghentikan kekerasan rumah tangga," jelas Kiai Cholil dalam keterangan unggahannya di Instagram.

Ia pun berpesan jika sepasang suami istri telah melakukan cara kekeluargaan namun tidak juga menemukan jalan keluarnya, maka bisa menempuh jalur hukum dan perceraian. Namun, Kiai Cholil mengingatkan bahwa pilihan tersebut adalah langkah terakhir apabila benar-benar tidak bisa diselesaikan baik-baik.

"Tapi kalo ternyata secara kekeluargaan tak bisa diselesaikan maka bisa melalui jalur hukum bahkan perceraian. Tapi pilihan jalur aparat hukum ini adalah pilihan terakhir, itu pun jika sdh tak bisa kompromi lagi secara baik2. Bismillah berkeluarga itu harus banyak belajar krn masalahnya terus terbarukan dan kerumitan dlm keluarga makin bertambah. Tapi ayo semua selesaikan dg keimanan sesuai petunjuk Allah SWT," pesannya.

Baca juga: 5 Crazy Rich Mualaf Indonesia yang Banyak Bangun Masjid, Ada Suami Maia Estianty 

Baca juga: Kisah Lucu Abu Nawas dan Para Pejabat Istana yang Belum Pernah Lihat Gajah 

4. Alissa Qotrunnada Wahid

Tidak hanya para ustadz, Alissa Qotrunnada Wahid selaku psikolog sekaligus ustadzah kenamaan juga memberikan tanggapannya. Wanita yang juga berstatus sebagai ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mengungkapkan kepada awak media bahwa ia menangkap maksud baik dari ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi yakni soal menjaga kehormatan pasangan. Meski begitu, ceramah tersebut menjadi salah persepsi akibat contoh yang diberikan.

"Saya menyayangkan pemilihan contoh itu, karena sependek yang saya tahu Mbak Oki itu kan sedang membahas tentang bagaimana sebagai perempuan kita itu jangan mudah mengumbar aib keluarga terlebih aib suami, kan begitu message-nya," ujarnya.

"Tetapi karena pemilihan kasusnya salah itu, jadi perspektif dasarnya Mbak Oki jadi muncul bahwa KDRT, pemukulan yang dilakukan oleh laki-laki kepada istri itu aib, padahalnya yang aib itu memukulnya, bukan menceritakannya," ulas putri sulung Gus Dur ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini