Share

Isra Miraj: Kenapa Allah Bersedia Kurangi Jumlah Sholat dari 50 ke 5 Waktu? Ini Jawabannya

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 01 330 2554472 isra-miraj-kenapa-allah-bersedia-kurangi-jumlah-sholat-dari-50-ke-5-waktu-ini-jawabannya-l4N6idXa3q.jpg Ilustrasi turunnya perintah sholat dalam peristiwa Isra Miraj. (Foto: Shutterstock)

KISAH Isra Miraj menceritakan tentang perjalanan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menembus tujuh lapisan langit hingga Sidratul Muntaha. Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah atas saran Nabi Musa Alaihissallam juga meminta keringanan terkait jumlah sholat untuk umat Islam.

Mulanya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam mendapat perintah dari Allah Subhanahu wa ta'ala untuk melaksanakan sholat sebanyak 50 waktu. Akan tetapi, Nabi Musa Alaihissallam memerintahkan Nabi Muhammad untuk kembali ke hadapan Allah Ta'ala dan meminta pengurangan, hingga akhirnya sholat hanya diwajibkan menjadi 5 kali dalam sehari semalam.

Baca juga: 4 Pesan Tersembunyi dari Peristiwa Isra Miraj Diungkap Ustadz Abdul Somad 

Mengetahui kisah tersebut, muncullah pertanyaan dalam benak kaum Muslim. Mengapa Allah Subhanahu wa ta'ala bersedia meringankan jumlah sholat dari 50 menjadi 5 waktu saat peristiwa Isra Miraj?

Dikutip dari kanal YouTube Calon Ulama, Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala memang memberikan kelebihan tersendiri untuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam. Namun, peristiwa pengurangan jumlah sholat itu tidak bisa disebut sebagai tawar-menawar dengan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Info grafis Isra Miraj. (Foto: Okezone)

Pasalnya, peristiwa itu sama saja seperti seorang Muslim ketika meminta tambahan rezeki atau minta diselamatkan dari penyakit. Di mana seorang hamba tengah membutuhkan pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala, sehingga hal ini tidak termasuk proses tawar-menawar.

"Bukan tawar-menawar itu. Allah sangat mulia dan tinggi dengan itu, tidak membutuhkan tentunya. Tapi kita karena butuh, kita meminta," tegas Ustadz Khalid Basalamah dalam tayangan video tersebut.

Baca juga: Ternyata Begini Ibadah Sebelum Peristiwa Isra Miraj 

Ia membenarkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bolak-balik meminta waktu sholat diringankan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas saran Nabi Musa Alaihissallam. Akan tetapi, perkaranya bukan tawar-menawar dengan Allah Ta'ala, melainkan karena Rasulullah merasa kasihan dengan umatnya.

"Di sini bukan masalah tawar-menawar dengan Allah Subhanahu wa ta'ala, tapi kasusnya adalah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam kasihan dengan umatnya dan meminta kepada Allah Ta'ala," ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bahkan saat sholat fardu hanya lima kali dalam sehari semalam saja, Nabi Musa Alaihissallam menyebut kewajiban itu masih berat bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam. Kendati demikian, Rasulullah mengaku sudah cukup malu untuk kembali dan meminta keringanan waktu sholat lagi kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Namun, Allah Subhanahu wa ta'ala justru memberi jawaban yang tidak terduga. Ternyata sholat 5 waktu ini memiliki pahala yang setara dengan 50 waktu sholat lantaran Allah Subhanahu wa ta'ala melipatgandakan jumlah pahalanya.

Baca juga: Perjalanan Isra Miraj Rasulullah dengan Jasad atau Ruh? Ini jawaban Gus Baha 

Baca juga: Mengetahui Buraq, Hewan Pengantar Nabi Melakukan Isra Miraj, Satu Langkahnya Sejauh Pandangan 

"Hai Muhammad, dia tetap terhitung 50 waktu sholat tapi dikerjakan 5 waktu sholat. Karena setiap pahalanya Allah Subhanahu wa ta'ala akan lipat gandakan 10 kali lipat. Berarti dalam 5 kali sholat tetap dapat 50 kali sholat," terang Ustadz Khalid Basalamah.

Ia menegaskan bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala memiliki kuasa yang besar di atas semua keinginan dan akal manusia. Peristiwa ini wajib diimani oleh seluruh Muslim. Di samping itu, peristiwa pengurangan jumlah waktu sholat ini juga menunjukkan bahwa Allah Ta'ala sangat sayang dengan hamba-Nya.

Wallahu a'alam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini