Share

Masya Allah! Perampok Kejam Ini Masuk Islam Setelah Bertemu Seorang Muslim di Penjara

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 621 2599396 masya-allah-perampok-kejam-ini-masuk-islam-setelah-bertemu-seorang-muslim-di-penjara-8PdYbVOzHZ.jpg Kisah mantan perampok kejam Maliki Clique masuk Islam setelah mengagumi seorang Muslim di penjara. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

NAMANYA adalah Maliki Clique, seorang mantan perampok kejam yang hatinya terketuk untuk masuk Islam. Tidak perlu heran, hidayah dari Allah Subhanahu wa ta'ala bisa datang kepada siapa saja dan lewat cara tidak terduga.

Maliki atau Ali merupakan pria asal Norwegia yang lahir dan besar dari keluarga non-Muslim. Meski begitu, keluarganya bukanlah penganut yang taat.

Baca juga: Kisah Bule Inggris Jadi Mualaf Gara-Gara Pergi ke Toko Ponsel, Temukan Kebenaran Islam 

Suatu ketika saat Ali masih remaja, sempat membaca Alkitab dengan serius. Halaman demi halaman ia perhatikan dan di sana dirinya menemukan kejanggalan.

"Saya menemukan dua kontradiksi. Saya membacanya, dan membalikkan halaman serta terus membaca. Cerita yang sama tapi nomor berbeda, orang yang sama namun berbeda cerita," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Renung Kalbu, Selasa (24/5/2022).

Kisah mantan perampok kejam Maliki Clique masuk Islam setelah mengagumi seorang Muslim di penjara. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

Dirinya langsung menanyakan hal tersebut kepada guru agamanya. Tidak ada jawaban yang dia dapatkan lantaran si guru pun tidak tahu-menahu ada kisah yang Ali rasa kontradiktif.

"Saya melihat seperti apa rasanya sedang mengemudi di dalam mobil dengan seseorang, kemudian menanyakannya bagaimana caranya mengemudi, tapi orang itu tidak tahu cara mengemudi. Itu menakutkan," lanjut Ali.

Baca juga: Cerita Wanita Amerika Jadi Mualaf Setelah Lihat Tetangga Muslim di Seberang Jalan 

Masa-masa remaja Ali kemudian ia lalui begitu suram. Dia sangat lekat dengan hal-hal tidak terpuji, mulai mengisap ganja, mabuk-mabukan, dan lain sebagainya.

Sempat bergabung ke dunia militer guna menghilangkan tabiat buruk, tapi itu semua sia-sia. Ketika menyelesaikan kegiatan militer, Ali kembali ke kebiasaan lama.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih ekstremnya lagi, Ali bahkan sampai coba-coba menjadi perampok demi kesenangan semata. "Saya melakukan perampokan bersenjata bukan karena uang, itu untuk sekadar merasakan sensasi. Saya bosan dengan hidup," tuturnya.

Atas perbuatannya, dia harus mendekam di penjara bersama para napi dari latar belakang berbeda. Ada pengedar narkoba, pencuri, pembunuh, dan lain sebagainya.

Baca juga: Gara-Gara Nginap di Rumah Teman Muslim, Bule Inggris Ini Yakin Masuk Islam 

Di sanalah dia berjumpa dengan sosok bernama Omar, pria asal Turki. Omar menjadi cikal-bakal Ali mengenal Islam.

Mulanya ketika Omar dan beberapa napi menghampiri Ali, dia sempat berpikir mereka akan menyerangnya. Tapi ternyata Omar menyapanya dengan lembut dan mengutarakan niat untuk berbincang.

Dari obrolan itu, Omar sempat bertanya tentang pengetahuan Ali terhadap Islam. Tentu saja Ali sama sekali tak tahu apa pun.

Perbincangan pun makin dalam membahas Islam. Omar menceritakan kepada Ali soal kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala yang sangat luar biasa.

Baca juga: Fokus Pelajari Kitab Agama Lain, Pria Ini Justru Yakin Masuk Islam 

"Omar mengatkan, lihat bagaimana Allah menempatkan matahari 93 juta mil jauhnya dari bumi dan bulan 220.000 mil jauhnya dari bumi, tetapi dari luasnya alam semetsa Allah kadang menempatkan mereka bersama sama untuk gerhana," kenang Ali menirukan ucapan Omar.

"Dia berbicara tentang Allah dan rahmat Allah, berbicara tentang surah Ar-Rahman dan surat lain" tambahnya.

Sejak saat itu hubungan Ali dan Omar makin akrab. Mereka kerap mengobrol seputar Islam dan Omar pun memberikan Ali sebuah Alquran.

Dikarenakan tidak banyak yang bisa dilakukan di dalam penjara, Ali mulai membaca banyak buku termasuk pula Alquran. Setiap ada waktu luang, dirinya menyempatkan diri membuka kitab suci umat Islam itu.

Baca juga: Kisah Wanita Amerika Sembuh dari Depresi dan Narkoba Usai Masuk Islam 

"Sangat terkesan dengan Quran terutama Surat Ar-Rahman, benar-benar menyentuhku. Dari semua surat, itu adalah yang paling hatiku cintai," kata Maliki Clique.

Ketertarikannya terhadap ajaran agama Islam mulai timbul. Dia tidak segan-segan ikut Omar ke masjid saat hari Jumat tiba.

Suara azan berkumandang benar-benar menyita perhatian Ali. Dia mengaku hatinya sangat tersentuh ketika mendengar azan panggilan sholat.

Hari demi hari berganti dan makin banyak hal yang meyakinkan diri Ali untuk memeluk Islam. Seperti ketika melihat para Muslim di penjara sholat begitu khusyuk, terutama saat sujud.

"Hatiku benar-benar terbuka untuk bimbingan Allah, dan Aku memutuskan di sana pada saat itu" tutur Ali.

Baca juga: Kisah Mualaf Presenter Ladislao Camara Carranza, Berawal Bertahan Hidup Makan Sampah di Jakarta! 

Tidak ada keraguan lagi dalam diri Ali untuk melangkah ke dalam ajaran agama Islam. Akhirnya pada tahun 1991, ia pun mengucap dua kalimat syahadat dengan mantap.

"Saya katakan kepadanya, saya tahu saya kulit putih, teteapi saya harus menjadi seorang Muslim," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini