Share

Bisakah Menggabungkan Akikah dengan Kurban? Ini Hukumnya Menurut Syariat

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 330 2619624 bisakah-menggabungkan-akikah-dengan-kurban-ini-hukumnya-menurut-syariat-6P5cnMjtnb.jpg Ilustrasi hukum menggabungkan akikah dengan kurban. (Foto: Dok Okezone)

BISAKAH menggabungkan akikah dengan kurban? Ternyata hal ini banyak ditanyakan kaum Muslimin. Berikut ini penjelasannya menurut syariat Islam.

Dikutip dari Muhammadiyah.or.id, dijelaskan bahwa hukum akikah berdasarkan pendapat rajih (kuat) yang disepakati oleh jumhur ulama adalah sunah muakadah. Ini didasarkan pada sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam:

"Barang siapa yang dikaruniai anak dan ingin beribadah atas namanya, maka hendaklah ia beribadah (dengan menyembelih binatang akikah)." (HR Abu Dawud nomor 2842)

Baca juga: 4 Kriteria Pisau yang Layak Dipakai untuk Menyembelih Hewan Kurban, Ada Ukuran Minimalnya  

Info grafis hewan kurban. (Foto: Okezone)

Baca juga: Abu Nawas Diusir dari Kampung, tapi Gampang Pulang Lagi Ditolong Keledainya, Gimana Caranya? 

Adapun tentang pelaksanaannya, akikah disyariatkan pada hari ketujuh dari kelahiran anak, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam:

"Tiap-tiap anak itu tergadai dengan akikahnya yang disembelih sebagai tebusan pada hari yang ketujuh dan diberi nama pada hari itu serta dicukur kepalanya." (Hadis diriwayatkan oleh lima ahli hadis dari Samurah bin Jundub, disahihkan oleh At-Tirmidzi)

Dalam Fatwa Tarjih ditegaskan dua poin utama tentang akikah: (1) Hukum akikah adalah sunah muakadah dan waktu pelaksanaan akikah adalah hari ketujuh dari kelahiran bayi; (2) Pihak yang dituntut untuk melaksanakan ibadah akikah adalah orangtua dari bayi yang dilahirkan, sehingga seseorang tidak perlu mengakikahi diri sendiri.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lantas, bisakah prosesi akikah digabung dengan ibadah kurban? Akikah terikat dengan waktu kelahiran sang bayi tersebut dan tidak ada tuntutan akikah ketika sudah melebihi 7 hari kelahiran bayi, maupun tatkala seseorang sudah dewasa. Sementara ibadah kurban dapat dilaksanakan setiap tahun sekali.

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini: Mencegah Datangnya Rasa Malas 

Baca juga: Inspiratif! Ibu Ini Mendidik 11 Anaknya Jadi Penghafal Alquran, Bagikan 5 Tips Jitunya 

Jika akikah tersebut memang bertepatan dengan waktu penyembelihan kurban, maka tidak mengapa dilaksanakan secara bersamaan dengan penyembelihan kurban itu. Perlu diketahui pula, tidak dibenarkan menggabungkan atau menyatukan niat antara akikah dan kurban, yakni dalam satu hewan sembelihan untuk dua niat, akikah dan kurban sekaligus.

Keduanya memiliki ketentuan-ketentuan yang berbeda satu sama lain, baik tentang waktu, syarat, dan lain-lainnya, juga tidak ada nas Alquran atau hadis yang menyatakan bahwa akikah dan kurban dapat digabungkan atau disatukan.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini