6. Kacang Arab
Selanjutnya, 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam adalah kacang arab. Jenis kacang Arab yang sering menjadi oleh-oleh haji adalah kacang Chickpea.
Kacang ini terasa lembut saat kita memakannya sehingga tak jarang orang menjadikannya sebagai cemilan saat bersantai.
7. Coklat Batu
Walau namanya coklat batu bukan berarti coklat ini bertekstur keras seperti batu.
Justru kacang ini bertekstur lembut dan memiliki rasa manis hanya saja memang bentuknya menyerupai batu.
Coklat batu bisa menjadi salah satu buah tangan saat kembali dari menjalankan ibadah haji ditanah suci Makkah.
8. Madu Kashmir
Madu Kashmir merupakan salah satu madu asli asal pegunungan Himalaya dan populer di Arab Saudi.
Penduduk asli sering menjadikan madu kashmir sebagai pelengkap bahan makanan atau miniman.
Jika bosan dengan oleh-oleh khas haji yang itu-itu saja, madu kashmir bisa menjadi opsi.
9. Sajadah
Sajadah merupakan salah satu alat yang kerap umat islam pakai sebagai alas untuk salat. Keistimewaan sajadah Arab Saudi dan sajadah kebanyakan terletak pada kualitas, corak dan ketebalannya.
Tak jarang sajadah menjadi incaran oleh-oleh haji asal Indonesia.
10. Kacang Pistachio
Kacang Pistcahio adalah salah satu jenis kacang yang populer di Arab.
Kacang ini punya kulit berwarna krem dan dagingnya berwarna hijau.
Serta memiliki cita rasa yang begitu gurih sehingga cocok untuk disajikan dengan makanan yang manis.
Kacang Pistachio sangat baik untuk dikonsumsi karena mampu menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, melindungi syaraf, dan lain sebagainya.
Demikian tadi adalah 10 oleh-oleh khas haji dan umrah selain kurma dan air zam-zam yang bisa menjadi acuan saat ingin membeli buah tangan. Jadi, oleh-oleh haji tidak melulu harus kurma atau air zam-zam ya.
(Natalia Bulan)