Share

Cek Arah Kiblat! Matahari Melintas Tepat di Atas Kakbah pada 15-16 Juli 2022

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 11 Juli 2022 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 614 2627348 cek-arah-kiblat-matahari-melintas-tepat-di-atas-kakbah-pada-15-16-juli-2022-BB8KX4zuhK.jpg Ilustrasi matahari tepat di atas Kakbah waktunya cek arah kiblat. (Foto: Kemenag.go.id)

MATAHARI melintas tepat di atas Kakbah pada 15 dan 16 Dzulhijjah 1443 Hijriah atau bertepatan 15 dan 16 Juli 2022 Masehi. Peristiwa ini dikenal dengan istilah Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat. Kaum Muslimin pun bisa memanfaatkannya dengan mengecek arah kiblat.

"Peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Matahari melintas tepat di atas Kakbah sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah lurus ke Kakbah," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama Adib, Sabtu 9 Juli 2022.

Baca juga: Masya Allah! Raja TikTok Khaby Lame Ternyata Penghafal Alquran, Ini Cerita Lengkapnya 

Ilustrasi cara mengecek arah kiblat. (Foto: Kemenag.go.id)

Baca juga: 7 Hikmah Kurban di Hari Raya Idul Adha, Jadi Penolong di Akhirat Kelak! 

Ia menambahkan, berdasarkan tinjauan astronomi/ilmu falak terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan untuk memverifikasi arah kiblat. Di antaranya memakai kompas theodolite serta fenomena posisi matahari tepat di atas Kakbah.

"Bagi umat Islam yang bertempat tinggal di wilayah waktu Indonesia Timur tidak mendapatkan peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat karena matahari sudah terbenam sehingga tidak dapat menghasilkan bayang-bayang benda," jelasnya, dikutip dari Kemenag.go.id.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dia menambahkan, Kemenag mengimbau kaum Muslimin yang mempunyai pedoman arah kiblat dapat menyesuaikan dengan arah bayang-bayang benda tersebut.

"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pedoman arah kibla tadalah, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau mengunakan Lot/Bandul, permukaan dasar harus datar dan rata serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG,RRI dan Telkom," pungkasnya.

Allahu a'lam bisshawab.

Baca juga: Abu Nawas Jalankan Perintah Raja Ambil Mahkota dari Surga, Gimana Caranya? Aneh Banget! 

Baca juga: Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Bahaya dan Dilindungi Allah Ta'ala 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini