Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Haji 2022: Sebanyak 179 Jamaah RI Ajukan Tanazul

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 14 Juli 2022 |16:17 WIB
<i>Update</i> Haji 2022: Sebanyak 179 Jamaah RI Ajukan Tanazul
Jamaah haji Indonesia. (Foto: Dani Jumadil Akhir)
A
A
A

MAKKAH - Sebanyak 179 jamaah haji Indonesia mengajukan tanazul jelang kepulangan gelombang pertama pada 15 Juli 2022. Pengajuan tanazul ini di luar jamaah haji yang sakit.

"Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan haji 2018 dan 2019 yang mencapai di atas 700 orang," kata Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Daerah Kerja (Daker) Makkah Amir Hamzah di Makkah, Kamis (14/7/2022).

Tidak semua jamaah haji yang mengajukan tanazul bisa diproses. Sebab harus ada syarat yang harus dipenuhi, seperti surat permohonan, alasan hingga ketersediaan seat di masing-masing kloter tiap embarkasi.

Selain itu, bagi yang mengajukan tanazul, maka akan ada surat pernyataan bahwa mereka tidak akan menuntut kekurangan ibadah misalnya tidak ada arbain atau shalat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi. Surat pernyataan tersebut juga akan ditandatangani di depan saksi.

 Baca juga: Tali Jaring Koper Bagasi Jamaah Haji RI Bakal Digunting, Kenapa?

Amir menjelaskan, pengajuan tanazul juga dilakukan oleh jamaah yang sehat karena alasan pindah kloter disebabkan penggabungan mahram, dinas atau pendidikan. Untuk proses pengajuan tanazul dari ketua kloter ke sektor baru disampaikan ke Daker.

"Tapi biasanya kita bisa mentanazulkan kalau penggabungan mahram misalnya terpisah istri dengan suami atau ketika di Indonesia dia tertunda harusnya kloter dua dia berangkat kloter enam. Jadi di sini dia tanazul kita kembalikan ke kloter asal. Atau mungkin ada keperluan pendidikan atau dinas," kata Amir.

Sementara itu, sebanyak enam jamaah haji diusulkan untuk evakuasi dan satu lainnya tanazul untuk pulang lebih awal ke Tanah Air pada pemulangan gelombang pertama jamaah haji.

"KKHI sudah mengusulkan evakuasi sebanyak enam orang, tanazul dua orang tapi satu dibatalkan karena wafat," kata Amir.

Dia menjelaskan untuk pemulangan tersebut, seat pada kloter awal sudah penuh maka dicarikan pada kloter berikutnya. "Kebetulan di kloter 3-4 itu masih ada," kata Amir.

Sebelumnya, jamaah haji sakit jadi prioritas tanazul. Tanazul adalah mutasi perpindahan satu kloter ke kloter lain. Baik itu kloter yang lebih awal maupun kloter yang lebih akhir.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement