Share

Hari Ini Matahari Tepat di Atas Kakbah Waktunya Cek Arah Kiblat, Catat Jamnya

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2022 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 614 2629845 hari-ini-matahari-tepat-di-atas-kakbah-waktunya-cek-arah-kiblat-catat-jamnya-BtTpahERmJ.jpg Ilustrasi matahari tepat melintas di atas Kakbah saatnya mengecek arah kiblat. (Foto: Istimewa/SPA/Arabnews)

HARI ini dan besok matahari tepat melintas di atas Kakbah, tepatnya pada 15–16 Dzulhijjah 1443 Hijriah atau 15–16 Juli 2022 Masehi. Fenomena alam ini dikenal dengan istilah Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat. Umat Islam di dunia pun bisa memanfaatkannya dengan mengecek arah kiblat.

Adapun jamnya ketika masuk waktu sore bakda ashar. "Peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 Wita," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama Adib, dikutip dari Kemenag.go.id.

Ilustrasi matahari tepat di atas Kakbah. (Foto: Kemenag.go.id)

"Matahari melintas tepat di atas Kakbah, sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah lurus ke Kakbah," imbuhnya.

Dia melanjutkan, berdasarkan tinjauan astronomi/ilmu falak terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan untuk memverifikasi arah kiblat. Di antaranya memakai kompas theodolite serta fenomena posisi matahari tepat di atas Kakbah.

"Bagi umat Islam yang bertempat tinggal di wilayah waktu Indonesia Timur tidak mendapatkan peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat karena matahari sudah terbenam sehingga tidak dapat menghasilkan bayang-bayang benda," paparnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adib menambahkan, Kemenag mengimbau umat Islam yang mempunyai pedoman arah kiblat dapat menyesuaikan dengan arah bayang-bayang benda tersebut.

"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pedoman arah kibla tadalah, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau mengunakan Lot/Bandul, permukaan dasar harus datar dan rata serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG,RRI dan Telkom," tukasnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

Ilustrasi cara mengecek arah kiblat. (Foto: Kemenag.go.id)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini