Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hukum Mengirim Stiker Doa di WhatsApp

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 27 Juli 2022 |18:08 WIB
Hukum Mengirim Stiker Doa di WhatsApp
Ilustrasi hukum mengirim stiker doa di WhatsApp. (Foto: NordWood Themes/Unsplash)
A
A
A

Doa-doa tersebut harus dilafazkan (diucapkan) secara lengkap terlebih dahulu, sebelum di-share. Silakan dilihat beberapa keterangan sebagai berikut:

1. Kitab Al-Adzkar li-Syaikh al-Islam al-Imam al-Nawawiy halaman 150:

بابُ ما ينفعُ الميّتَ من قَوْل غيره: أجمع العلماء على أن الدعاء للأموات ينفعهم ويَصلُهم‏.‏ واحتجّوا بقول اللّه تعالى‏:‏ ‏{‏وَالَّذِينَ جاؤوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنا اغْفِرْ لَنا ولإِخْوَانِنا الَّذين سَبَقُونا بالإِيمَانِ‏....} وغير ذلك من الآيات المشهورة بمعناها، وفي الأحاديث المشهورة كقوله صلى اللّه عليه وسلم‏:‏ ‏"‏اللَّهُمَّ اغْفِرْ لأهْلِ بَقِيعِ الغَرْقَدِ‏"‏ وكقوله صلى اللّه عليه وسلم‏:‏ ‏"‏اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنا وَمَيِّتِنَا‏"‏ وغير ذلك‏.‏

Bab perkataan dan hal-hal lain yang bermanfaat bagi mayit: Ulama sepakat, doa untuk orang meninggal dunia bermanfaat dan pahalanya sampai kepada mereka. Ulama berargumen dengan firman Allah: "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka, mereka berdoa: Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami (59:10)," dan ayat-ayat lain yang semakna. Begitu juga berdasarkan hadis-hadis masyhur, misalnya doa Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam: "Ya Allah berikanlah ampunan kepada ahli kubur Baqi al-Gharqad," juga doa Beliau: "Ya Allah berikanlah ampunan kepada yang masih hidup dan sudah meninggal di antara kami," dan hadis lain yang semakna.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement