Share

MUI Imbau Cari Solusi Evaluatif dan Keberadaban terkait Tragedi Kanjuruhan

Hantoro, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 614 2680885 mui-imbau-cari-solusi-evaluatif-dan-keberadaban-terkait-tragedi-kanjuruhan-wICVNC8sht.jpg MUI imbau cari solusi evaluatif dan keberadaban terkait tragedi Kanjuruhan. (Foto: Dok Okezone/Avirista Midaada)

TRAGEDI Kanjuruhan menjadi perhatian publik Tanah Air bahkan dunia, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka pun mengimbau semua pihak mencari solusi evaluatif dan keberadaban terkait musibah usai pertandingan klub sepakbola Arema FC versus Persebaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 ini.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI KH Arif Fahrudin mengatakan seyogianya olahraga mampu membawa harapan untuk mengangkat harkat martabat negara, jangan sampai terjadi jatuhnya korban luka apalagi merenggut nyawa.

BACA JUGA:MUI Sangat Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Doakan yang Terbaik untuk Para Korban 

 

"Dalam Islam, menjaga nyawa adalah misi agama yang beriringan dengan menjaga agama. Hilangnya satu nyawa sama dengan hilang seluruhnya," kata Kiai Arif, Senin 3 Oktober 2022, dikutip dari mui.or.id.

Ia melanjutkan, sepakbola seharusnya menjadi ajang unjuk prestasi bagi anak bangsa. Akan tetapi, hal ini urung terjadi dalam tragedi Kanjuruhan kemarin yang justru banyak menelan korban nyawa melebihi peristiwa di Hillsborough Inggris pada 1989.

BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, MUI Ingatkan Hak-Hak Korban Jiwa Wajib Dipenuhi 

"Jangan sampai terulang kembali tragedi serupa, walau satu korban nyawa. Kami meminta semua pihak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penyelenggaraan pertandingan olahraga. Apalagi yang melibatkan partisipasi massal dengan mengedepankan pemuliaan akhlak publik dan edukasi regulasi," ucapnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Solusi evaluatif dan keberadaban, lanjut Kiai Arif, merupakan ikhtiar agar kompetisi olahraga makin menjadi ajang penguatan kualitas mental dan fisik bangsa.

"Semoga seluruh korban jiwa mendapat tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Begitu pula untuk korban luka yang sedang dirawat semoga lekas sehat kembali bersama keluarga," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, MUI Dorong Evaluasi Menyeluruh 

BACA JUGA:Viral Jamaah Sholat Subuh Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Duka Kita Bersama 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini