Share

MUI Jember Keluarkan Fatwa Haram Joget Pargoy, Ini Alasannya

Hantoro, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 614 2717942 mui-jember-keluarkan-fatwa-haram-joget-pargoy-ini-alasannya-y0U2zRFwEO.jpg Ilustrasi MUI Jember keluarkan fatwa haram joget pargoy. (Foto: Istimewa/mui.or.id)

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengeluarkan fatwa haram joget pargoy. Fatwa tersebut tertuang dalam Tausiah Komisi Fatwa MUI Jember Nomor 02/MUI-Jbr/XI/2022 tentang Joget "Pargoy" di Kabupaten Jember yang diterbitkan pada Sabtu 19 November 2022.

"Hukum joget pargoy adalah HARAM karena mengandung gerakan erotis, mempertontokan aurat, dan menimbulkan syahwat lawan jenis," demikian tulis poin 3 dalam fatwa tersebut, seperti dikutip dari muijember.or.id, Rabu (30/11/2022). 

BACA JUGA:Heboh Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Yuk Simak Lagi Fatwa MUI soal Pinjaman Online 

Dijelaskan bahwa fatwa ini dikeluarkan berkenaan dengan fenomena joget pargoy yang beberapa waktu belakangan viral dan marak ditemukan di kegiatan atau acara di Kabupaten Jember.

Kemudian juga mempertimbangkan penyelenggaraan parade sound system dan acara lain yang mulai ramai diselenggarakan di Kabupaten Jember yang berpotensi menggunakan joget pargoy.

"Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jember menganggap perlu memberikan tausiah kepada umat Muslim Kabupaten Jember berkenaan joget pargoy tersebut," jelas fatwa tersebut.

BACA JUGA:Fatwa MUI soal Uang Panai Pernikahan: Mubah Selama Tidak Menyalahi Prinsip Syariah 

Diterangkan juga bahwa joget pargoy merupakan jenis joget atau goyang tertentu yang dilakukan sekelompok remaja, awalnya ramai di aplikasi TikTok, namun kini sering ditemui di acara umum dan terbuka dengan dibarengi musik dari sound sistem.

Umumnya, joget pargoy dilakukan oleh remaja wanita, berpakaian seksi, membuka aurat, joget erotis dan menimbulkan syahwat lawan jenis. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Komisi Fatwa MUI Jember pun mengadakan rapat terbatas pada 19 November 2022 untuk membahas masalah ini. Kemudian disepakati untuk menyampaikan tausiah kepada umat Islam, khususnya di Kabupaten Jember, berkenaan fenomena joget yang isinya:

1. Mengajak umat Islam Kabupaten Jember untuk mempertahankan Kabupaten Jember sebagai Kabupaten religius.

2. Memperhatikan dan mempertahankan nilai-nilai religius dalam setiap kegiatan sehari-hari.

3. Hukum joget pargoy adalah HARAM karena mengandung gerakan erotis, mempertontokan aurat, dan menimbulkan syahwat lawan jenis.

4. Joget pargoy tidak mencerminkan Muslim yang berakhlak dan menodai nilai-nilai kesopanan, moral, dan adat istiadat; khususnya yang berlaku di Kabupaten Jember.

5. Menghimbau kepada pemerintah, pengambil kebijakan, dan tokoh masyarakat untuk turut serta membantu "melarang" kegiatan joget pargoy.

6. Mengimbau para tokoh agama dan masyarakat untuk membimbing dan mengarahkan masyarakat pada kegiatan-kegiatan positif dan berakhlak karimah.

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu melimpahkan keberkahan dan rahmat-Nya untuk kita semua. Amin Ya Rabbal 'Alamin," pungkas fatwa tersebut.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini