Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bacaan Adzan Subuh Lengkap Arti hingga Keutamaannya

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 14 Desember 2022 |16:09 WIB
Bacaan Adzan Subuh Lengkap Arti hingga Keutamaannya
Ilustrasi bacaan adzan subuh lengkap arti hingga keutamaannya. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BACAAN adzan subuh lengkap arti hingga keutamaannya akan dibahas dalam artikel kali ini. Adzan merupakan panggilan sholat bagi seluruh Muslim. Namun untuk adzan subuh memiliki bacaan yang membedakan dengan lafadz waktu sholat lainnya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, terkait adzan yang menjadi seruan panggilan sholat, tertuang dalam Alquran Surat At-Taubah Ayat 3:

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

Artinya: "Dan ini (adzan) adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia."

Dalam adzan subuh terdapat tastwib atau pengulangan pengumuman. Tatswib dalam adzan subuh yakni الصلاة خير من النوم. (Ashholaatu khoirun minannauuum). Kalimat tersebut dilafalkan sebanyak dua kali.

BACA JUGA:3 Reaksi Tidak Terduga Suporter Non-Muslim di Piala Dunia 2022 Qatar saat Dengar Adzan dan Alquran 

Sebagaimana telah Okezone himpun, perlu diketahui bahwa tatswib pada adzan subuh tidak hanya sebagai pengulangan pengumuman masuknya waktu sholat, namun dijadikan pembeda dengan adzan pertama.

Terdapat dalil yang menjelaskan tentang tatswib dalam adzan subuh, yakni:

(قَوْلُهُ وَيُسَنُّ تَثْوِيْبٌ) أَيْ لِمَا صَحَّ أَنَّ بِلاَلاً أَذَّنَ لِلصُّبْحِ فَقِيْلَ لَهُ أَنَّ النَّبِيّ r نَائِمٌ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ فَقَالَ r اِجْعَلْهُ فِيْ تَأْذِيْنِكَ لِلصُّبْحِ

"Disunahkan tatswib tersebut karena hadits sahih tentang kisah Bilal yang pernah mengumandangkan adzan subuh, dan dikabarkan kepadanya bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassallam sedang tidur. Lalu Bilal mengucapkan lafal:

السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ,

dan Nabi Shallallahu alaihi wassallam pun bersabda: Jadikanlah tatswib itu pada adzan subuhmu."

BACA JUGA:Kisah Haru Pemuka Agama Jadi Mualaf Berkat Adzan Subuh, Rela Pisah dengan Anak-anaknya 

Kemudian dalam riwayat lainnya juga menyebutkan hal yang sama, yakni:

يْبُ فِي الصُّبْحِ وَهُوَ أَنْ يَقُوْلَ بَعْدَ الْحَيَّعَلَتَيْنِ الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ مَرَّتَيْنِ لِوُرُوْدِهِ فِيْ حَدِيْثِ أَبِي دَاوُدَ وَغَيْرِهِ بِإِسْنَادٍ جَيِّدٍ كَمَا قَالَهُ فِيْ شَرْحِ الْمُهَذَّبِ قَالَ وَسَوَاءٌ مَا قَبْلَ الْفَجْرِ وَمَا بَعْدَهُ

"Dan disunnahkan mengucapkan iqamah secara cepat, adzan secara pelan, tarji’ (membaca dua kalimah syahadat dengan suara kecil sebelum mengucapkannya secara kerasa) dalam adzan … dan tatswib dalam adzan subuh, yaitu setelah bacaanحَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ dan حَيَّ عَلَى الفَلَاحِ muadzin mengucapkan الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ sebanyak dua kali. Karena adanya redaksi tatswib itu dalam hadits riwayat Abu Dawud dan selainnya dengan sanad yang baik, seperti dinyatakan oleh al-Nawawi dalam Syarh al-Muhadzab. Beliau berkata: Baik adzan sebelum fajar maupun setelahnya." 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement