Share

Kisah Haru Pemuka Agama Jadi Mualaf Berkat Adzan Subuh, Rela Pisah dengan Anak-anaknya

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 621 2719331 kisah-haru-pemuka-agama-jadi-mualaf-berkat-adzan-subuh-rela-pisah-dengan-anak-anaknya-E5FcZ9eGk1.jpg Kisah mualaf Yudi Mulyana berkat adzan subuh. (Foto: YouTube Vertizone)

INILAH kisah mantan pemuka agama menjadi mualaf berkat adzan subuh. Ia bahkan sampai rela berpisah dengan istri dan anak-anaknya karena lebih memilih Islam.

Sebelumnya ia adalah non-Muslim dan memandang sebelah mata Islam. Hal ini terjadi kepada Yudi Mulyana yang kini bekerja di Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag).

BACA JUGA:Niat Liburan di Mesir, Bule Rumania Ini Malah Mantap Jadi Mualaf 

Menariknya dulu dirinya adalah seorang pemuka agama. Berkat hidayah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, akhirnya Yudi memutuskan masuk Islam.

"Dulu mengapa saya tidak respect, karena banyak orang yang mengaku Islam membuat saya berkata, mengapa seperti ini. Mengapa kasar," katanya, dikutip dari kanal YouTube Vertizone, Jumat (2/12/2022). 

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Suatu hari ketika selesai doa pagi, dia menyalakan televisi. Ternyata saat itu bertepatan dengan adzan subuh. Sejumlah stasiun televisi seperti biasa menampilkan adzan tersebut.

Akan tetapi pada subuh itu, Yudi merasa aneh. Perasaannya ada yang mengganjal ketika mendengar adzan tersebut. Padahal sebelumnya ia sering mendengar dan tidak ada yang mengherankan.

"Kamar saya gelap, tapi seperti ada cahaya di dalamnya. Itu aneh," ujarnya.

BACA JUGA:Cari Kelemahan Islam, Wanita Cantik Anak Pemuka Agama Ini Justru Mantap Jadi Mualaf 

Kemudian di hari-hari selanjutnya, ke mana pun dan di mana pun Yudi berada seperti terngiang-ngiang suara adzan di telinganya. Bahkan saat datang ke sekolah yang dia bangun, adzan itu terus ada di dalam kepalanya.

Hingga akhirnya Yudi tersadar bahwa itu adalah panggilan dari Allah Azza wa Jalla agar dirinya bisa mengenal Islam lebih dalam.

"Saya bilang sama guru di sana bahwa saya mau masuk Islam. Semuanya kaget, padahal saya adalah pemuka agama," terangnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah merenung dan mempelajari tentang Islam, akhirnya Yudi resmi menjadi mualaf. Namun sayangnya niatnya itu ditentang oleh keluarganya, termasuk istrinya.

Setelah mengetahui Yudi masuk Islam, istrinya memutuskan pergi dari rumah serta membawa anak-anaknya yang masih sangat kecil.

"Di situ saya ada rasa menyesal, kenapa saya masuk Islam, saya ditinggalkan istri dan anak-anak," katanya.

Namun ternyata penyesalannya itu hanyalah sesaat. Yudi tetap istikamah menjadi Muslim, dan mempelajari Islam lebih dalam sehingga mengubah stigma negatifnya selama ini.

Sayangnya hingga kini Yudi masih belum bisa bertemu dengan anak-anaknya lagi yang dulu dibawa pergi oleh mantan istrinya karena menyesali dirinya menjadi mualaf.

"Sampai hari ini saya tidak bisa melihat wajah dia lagi. Saya tidak tahu anak saya sudah seperti apa, sebesar apa, sakit. Tapi itu adalah (risiko) dari sebuah kepatuhan (terhadap agama)," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini