Share

Siapa Saja Orang yang Pantas Jadi Imam Sholat Berjamaah?

Hantoro, Jurnalis · Senin 16 Januari 2023 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 16 616 2746999 siapa-saja-orang-yang-pantas-jadi-imam-sholat-berjamaah-N6HtpM9JQU.jpg Ilustrasi urutan orang yang pantas menjadi imam sholat berjamaah. (Foto: Okezone)

KETAHUI urutan orang yang pantas menjadi imam sholat berjamaah. Bertujuan agar ibadah sholat yang dikerjakan bersama-sama mendapat banyak keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Dilansir dari laman Konsultasi Syariah, dai muda alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta Ustadz Yulian Purnama S.Kom memberi nasihat kepada seluruh masyarakat, terutama para pengurus masjid, hendaknya memilih imam tetap sholat berjamaah dari orang-orang โ€˜alim (paham agama) dan paling baik bacaan Alquran-nya.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Awal Pekan Ini Senin 16 Januari 2023M/23 Jumadil Akhir 1444Hย 

Adapun kriteria pemilihan imam telah Nabi Muhammad Shallallahuโ€™alaihi wa sallam sabdakan:

ูŠูŽุคูู…ูู‘ ุงู„ู‚ูˆู…ูŽ ุฃู‚ุฑุคูู‡ู… ู„ูƒุชุงุจู ุงู„ู„ู‡ู . ูุฅู† ูƒุงู†ูˆุง ููŠ ุงู„ู‚ุฑุงุกุฉู ุณูˆุงุกู‹ . ูุฃุนู„ู…ูู‡ู… ุจุงู„ุณูู‘ู†ูŽู‘ุฉู . ูุฅู† ูƒุงู†ูˆุง ููŠ ุงู„ุณูู‘ู†ูŽู‘ุฉู ุณูˆุงุกู‹ . ูุฃู‚ุฏู…ูู‡ู… ู‡ุฌุฑุฉู‹ . ูุฅู† ูƒุงู†ูˆุง ููŠ ุงู„ู‡ุฌุฑุฉู ุณูˆุงุกู‹ ุŒ ูุฃู‚ุฏู…ูู‡ู… ุณูู„ู’ู…ู‹ุง . ูˆู„ุง ูŠูŽุคูู…ู†ูŽู‘ ุงู„ุฑุฌู„ู ุงู„ุฑุฌู„ูŽ ููŠ ุณู„ุทุงู†ูู‡ . ูˆู„ุง ูŠู‚ุนุฏู ููŠ ุจูŠุชูู‡ ุนู„ู‰ ุชูŽูƒุฑูู…ุชูู‡ ุฅู„ุง ุจุฅุฐู†ูู‡ ู‚ุงู„ ุงู„ุฃุดุฌูู‘ ููŠ ุฑูˆุงูŠุชูู‡ ( ู…ูƒุงู† ุณูู„ู…ู‹ุง ) ุณูู†ู‹ู‘ุง

Artinya: "Hendaknya yang mengimami suatu kaum adalah orang yang paling baik bacaan Alqurannya. Jika mereka semua sama dalam masalah bacaan Quran, maka hendaknya yang paling paham terhadap sunnah Nabi. Jika kepahaman mereka tentang sunnah Nabi sama, maka yang paling pertama hijrah (mengenal sunnah). Jika mereka semua sama dalam hijrah, maka yang paling dahulu masuk Islam. Janganlah seorang maju menjadi imam sholat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." Dalam riwayat Al Asyaj (bin Qais) disebutkan: "Yang paling tua usianya" untuk menggantikan: "Yang paling dahulu masuk Islam." (HR Muslim nomor 673, dari sahabat Abu Mas'ud Uqbah bin Amir radhiyallahuโ€™anhu)ย 

ย 

Dari hadits ini, urutan yang harus diperhatikan dalam memilih imam adalah:

1. Orang yang paling mahir dalam membaca Alquran, jika semua sama, maka

2. Orang yang paling paham terhadap sunnah Nabi, jika semua sama, maka

3. Orang yang lebih dahulu hijrah, jika semua sama, maka

4. Orang yang lebih dahulu masuk Islam, jika semua sama, maka

5. Orang yang lebih tua usianya.

Demikian kriteria-kriteria pemilihan imam yang hendaknya diperhatikan oleh masyarakat dan para pengurus masjid. Namun andaikan orang yang lebih paham agama atau lebih baik bacaan Quran-nya datang ke suatu masjid yang ada imam ratib (tetap) di sana, maka imam ratib tersebut lebih berhak menjadi imam sebagaimana disebutkan dalam hadits.

BACA JUGA:Tata Cara Sholat Tasbih dan Keutamaannya Dihapuskan Dosa-Dosaย 

Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi wa sallam:

ูˆูŽู„ุง ูŠูŽุคูู…ูŽู‘ู†ูŽู‘ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽ ูููŠ ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ูู‡ู , ูˆูŽู„ุง ูŠูŽู‚ู’ุนูุฏู’ ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽูƒู’ุฑูู…ูŽุชูู‡ู ุฅูู„ุง ุจูุฅูุฐู’ู†ูู‡ู

Artinya: "Janganlah seorang maju menjadi imam sholat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." (HR Muslim nomor 673, dari sahabat Abu Mas'ud Uqbah bin Amir radhiyallahuโ€™anhu)

Syekh Shalih Al Fauzan mengatakan, "Imam masjid yang ratib (tetap) jika ia memang mahir mengimami sholat, maka tidak boleh melangkahinya untuk memajukan orang lain menjadi imam. Walaupun orang lain ini lebih utama darinya." (Al Mulakhas Al Fiqhi, 115)ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Jangan Sembarangan Menjadi Imamย 

Orang yang singgah di suatu masjid atau orang yang statusnya bukan imam tetap hendaknya tidak bermudah-mudah maju menjadi imam sholat berjamaah di suatu masjid atau di suatu sholat jamaah.

Dari sahabat Abu Mas'ud Uqbah bin Amir radhiyallahuโ€™anhu, Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi wa sallam bersabda:

ูˆูŽู„ุง ูŠูŽุคูู…ูŽู‘ู†ูŽู‘ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽ ูููŠ ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ูู‡ู , ูˆูŽู„ุง ูŠูŽู‚ู’ุนูุฏู’ ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽูƒู’ุฑูู…ูŽุชูู‡ู ุฅูู„ุง ุจูุฅูุฐู’ู†ูู‡ู

Artinya: "Janganlah seorang maju menjadi imam sholat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." (HR Muslim nomor 673)

Hadits ini menunjukkan terlarangnya seorang pendatang di suatu masjid atau tempat untuk maju padahal ada yang lebih berhak yaitu imam tetap atau pemilik tempat. Walaupun pendatang tersebut merasa lebih baik bacaan Quran-nya atau merasa lebih paham agama.

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan:

ู…ูŽุนู’ู†ูŽุงู‡ู : ู…ูŽุง ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู‡ู ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจู†ูŽุง ูˆูŽุบูŽูŠู’ุฑู‡ู…ู’ : ุฃูŽู†ูŽู‘ ุตูŽุงุญูุจ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุช ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุฌู’ู„ูุณ ูˆูŽุฅูู…ูŽุงู… ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏ ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู‡ ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุฑ ุฃูŽูู’ู‚ูŽู‡ ูˆูŽุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุฃ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ุฑูŽุน ูˆูŽุฃูŽูู’ุถูŽู„ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽุตูŽุงุญูุจ ุงู„ู’ู…ูŽูƒูŽุงู† ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ ููŽุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุชูŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽ ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽ ู…ูŽู†ู’ ูŠูุฑููŠุฏู‡ู

Artinya: "Maknanya, sebagaimana disebutkan para ulama madzhab kami, bahwa pemilik rumah, atau pemilik majelis, atau imam (tetap) masjid, lebih berhak untuk menjadi imam daripada yang lain. Walaupun ada orang lain yang lebih โ€˜alim (berilmu agama), lebih pandai membaca Alquran dan lebih utama darinya. Dan pemilik tempat lebih berhak untuk menjadi imam. Ia bisa memilih apakah ia yang maju atau mempersilahkan orang lain untuk maju." (Syarah Shahih Muslim, 5/147)

Namun, dibolehkan orang pendatang menjadi imam jika diizinkan oleh imam tetap atau oleh pemilik tempat? Asy-Syaukani rahimahullah mengatakan:

ูˆุฃูƒุซุฑ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ุฃู†ู‡ ู„ุง ุจุฃุณ ุจุฅู…ุงู…ุฉ ุงู„ุฒุงุฆุฑ ุจุฅุฐู† ุฑุจ ุงู„ู…ูƒุงู† ุ› ู„ู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููŠ ุญุฏูŠุซ ุฃุจูŠ ู…ุณุนูˆุฏ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ( ุฅู„ุง ุจุฅุฐู†ู‡ )

Artinya: "Jumhur ulama berpendapat bahwa tidak mengapa orang yang sedang berkunjung menjadi imam dengan izin pemilik tempat. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahuโ€™alaihi wa sallam dalam hadits Ibnu Mas'ud; (kecuali diizinkan olehnya)." (Nailul Authar, 3/170)

Lalu dibolehkan juga pendatang menjadi imam ketika imam tetap atau pemilik tempat ada udzur sehingga tidak bisa mengimami. Dalam matan Akhsharil Mukhtasharat disebutkan:

ูˆูŽุญุฑู… ุงู† ูŠุคู… ู‚ุจู„ ุฑุงุชุจ ุงู„ุง ุจูุฅูุฐู’ู†ูู‡ู ุงูŽูˆู’ ุนุฐุฑู‡ ุงูŽูˆู’ ุนุฏู… ูƒูŽุฑูŽุงู‡ูŽุชู‡

Artinya: "Diharamkan seseorang menjadi imam sebelum imam ratib (imam tetap) datang, kecuali atas izin darinya atau ia ada udzur atau ia tidak membencinya." (Akhsharil Mukhtasharat, 120)

Wallahu a'lam bisshawab.ย 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini