Kedua, berjalan menuju kebaikan dan tempat ibadah adalah berpahala, terlebih sholat berjamaah, setiap langkah menuju lokasi ibadah akan dihitung dan dinilai Allah Subhanahu wa Ta'ala, makin jauh maka makin berlipat ganda. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
إنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أجْراً في الصَّلاةِ أبْعَدُهُمْ إلَيْهَا مَمْشىً ، فَأَبْعَدُهُمْ ، وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الإمَامِ أعظَمُ أجْراً مِنَ الَّذِي يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ (متفقٌ عَلَيْهِ
"Sesungguhnya orang yang paling besar pahalanya di dalam sholat adalah yang paling jauh berjalan menuju sholat, lalu yang jauh berikutnya. Dan orang yang menunggu sholat sampai ia melaksanakannya bersama imam lebih besar pahalanya daripada orang yang sholat kemudian tidur." (HR Bukhari nomor 651 dan Muslim: 669)
Ketiga, setiap langkah menuju masjid akan menghapus dosa-dosa, dan langkah lainnya meninggikan derajatnya. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً
"Barang siapa bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya." (HR Muslim nomor 666)
"Setiap langkah menuju tempat ibadah, termasuk Sholat Idul Fitri, adalah sedekah, tentunya besar pahalanya," ucap Ustadz Ainul Yaqin.
Sebagaimana dalam salah satu riwayat hadits, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
وَكُلُّ خَطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ
"Setiap langkah berjalan untuk menunaikan sholat adalah sedekah." (HR Muslim nomor 1009)
"Tujuannya sangat mulia, tentunya apa yang dikerjakan Nabi Shallallahu alaihi wassallam pasti sangat istimewa dan mulia kandungan hikmah di dalamnya," ungkap Ustadz Ainul Yaqin.