Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menempuh jarak antara berangkat dan pulang dengan jalan berbeda untuk mengambil keberkahan dari kedua jalan tersebut. Hal ini dikarenakan langkah kaki menuju tempat sholat dihitung sebagai ibadah. Sehingga dengan mengambil jalan yang berbeda, maka akan tercapai keberkahan dari kedua jalan tersebut.
"Tujuannya sangat mulia, salah satu kebiasaan Nabi Shallallahu alaihi wassallam adalah menghampiri, menyapa, atau mengajak seluruh umat Islam pada waktu itu untuk berangkat ibadah, selain bentuk uswah hasanah," beber Ustadz Ainul Yaqin.
"Nabi ingin agar rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala meliputi semua jalan yang dilalui beliau, termasuk orang yang dijumpai beliau, agar mendapat rahmat dan keberkahan Allah Ta'ala," pungkasnya.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)