Pergerakan jamaah tahun 2023 ini memang lebih pagi ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2022 lalu, pergerakan jamaah haji mulai pukul 12.00 setelah salat Zuhur, namun tahun 2023 ini jauh lebih pagi.
“Hal ini karena jumlah jamaah haji yang sudah berjumlah normal 209.782 jamaah dan semakin banyak ketimbang tahun 2022 lalu yang hanya 50% dari jumlah jamaah tahun 2023 ini,” kata ketua Daker Bandara Haryanto di Arafah.

Menurutnya, ratusan jamaah haji Indonesia tersebut akan ditempatkan pada 72 maktab. Kepanitiaan dari Pemerintah Arab Saudi akan diperkuat oleh petugas haji Indonesia yang akan dikoordinasikan dengan 11 sektor adhoc dan 1 Tenda Misi Haji Indonesia.
“Seluruh jamaah haji akan kami layani agar mendapatkan tenda di setiap maktab dengan nyaman dan mendapatkan konsumsi sesuai jadwal,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)